PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 62 ribu rumah subsidi dan menyerahkan kunci secara simbolis melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026. Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di 36 provinsi.
Penerima Manfaat dari Berbagai Profesi
Dalam sambutannya, Presiden didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Mereka menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat KPR FLPP yang mewakili beragam latar belakang profesi. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan hunian layak.
Para penerima simbolis tersebut antara lain Dwi Suryanto, pelaku usaha bengkel asal Kendal; Jofam Firdaus, pengemudi ojek online dari Pekalongan; Nilam Cahya Ayu Kusumawati, buruh asal Batang; serta Nur Suciana, guru taman kanak-kanak dari Pekalongan.
KUR Perumahan Turut Diserahkan
Selain kepada penerima KPR FLPP, Presiden juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Mereka adalah PT Sedoyo Konco Propertindo selaku pengembang dari Tegal, Muji Marjoko yang berprofesi sebagai kontraktor asal Salatiga, Kusmin pemilik toko bangunan dari Salatiga, serta Purwanto, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Batang.
Suasana di lokasi acara terlihat khidmat. Usai penyerahan kunci, Presiden Prabowo bersama Menteri PKP menyempatkan diri untuk berfoto bersama para penerima manfaat. Momen ini menjadi bagian dari seremoni peresmian program yang berlangsung hangat.
Dimulainya Akad Massal Secara Resmi
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan sambutan dari Presiden Prabowo Subianto. Puncak acara ditandai dengan penekanan tombol sirene sebagai tanda dimulainya akad massal 62 ribu unit KPR rumah subsidi FLPP serta program KUR Perumahan. Suara sirene yang nyaring mengiringi semangat para calon debitur yang hadir.
Perlu dicatat, kegiatan di Batang ini merupakan rangkaian ketiga dari akad massal KPR FLPP. Sebelumnya, acara serupa telah digelar di Cileungsi pada 29 September 2025, dan di Serang pada 20 Desember 2025. Hal ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menjalankan program pembiayaan perumahan.
Realisasi Penyaluran KPR FLPP
Terkait realisasi penyaluran kredit perumahan skema FLPP, per Juli 2026, jumlah penerima telah mencapai 107.410 orang dari kategori MBR. Angka ini dibarengi dengan tingkat keterhunian yang tinggi, yakni 93,35 persen. Data tersebut mengindikasikan bahwa program ini tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga berhasil menyediakan hunian yang benar-benar dihuni oleh masyarakat.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
OJK Tuntaskan Pemeriksaan 17 dari 32 Kasus Dugaan Manipulasi Pasar Modal
MK Beri Waktu Dua Tahun untuk Pisahkan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana Pendidikan
Bank Capital Berangkatkan 50 Nasabah Prapensiun dan Pensiun untuk Umrah ke Tanah Suci
Pantai Oesina di Kupang: Pesona Pasir Putih, Jejak Sejarah Saudagar China, hingga Pusat Budidaya Rumput Laut