Harga Mitsubishi Xpander Bekas 2019 Stabil, Dibanderol Rp160 Juta hingga Rp239 Juta

- Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01 WIB
Harga Mitsubishi Xpander Bekas 2019 Stabil, Dibanderol Rp160 Juta hingga Rp239 Juta

PARADAPOS.COM - Pasar mobil bekas Indonesia kembali mencatatkan minat yang stabil terhadap Mitsubishi Xpander, terutama untuk unit keluaran 2019. Berdasarkan pantauan di sejumlah platform jual-beli kendaraan, harga Xpander bekas tahun produksi tersebut saat ini berkisar antara Rp160 juta hingga Rp239 juta, tergantung pada varian, kondisi mesin, serta riwayat perawatan kendaraan. Model ini tetap menjadi primadona bagi keluarga muda yang mencari kendaraan serbaguna dengan kabin luas dan biaya kepemilikan yang relatif efisien.

Memilih mobil bekas memang selalu membutuhkan ketelitian ekstra. Terlebih untuk segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) yang kerap digunakan sebagai kendaraan harian utama keluarga. Xpander 2019, yang pertama kali meluncur di Indonesia pada tahun 2017 dan mengalami penyegaran di tahun-tahun berikutnya, masih menawarkan paket yang menarik di pasar barang bekas. Usianya yang belum genap satu dekade membuatnya berada di posisi "manis" antara depresiasi harga dan sisa umur pakai komponen.

Varian dan Dimensi yang Perlu Dicermati

Bagi konsumen yang sedang melakukan riset, penting untuk memahami bahwa Xpander 2019 hadir dalam beberapa tingkatan trim. Pilihan tersebut mencakup GLX yang berperan sebagai varian entry-level, kemudian GLS, Exceed, Sport, dan Ultimate di puncak paling atas. Perbedaan utama di antara varian-varian ini biasanya terletak pada kelengkapan fitur keselamatan, sistem hiburan, serta sentuhan kosmetik eksterior dan interior.

Dari sisi dimensi, mobil ini memiliki panjang sekitar 4.475 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.700 mm. Jarak sumbu roda atau wheelbase-nya mencapai 2.775 mm. Angka-angka ini bukan sekadar data teknis; secara nyata, ukuran tersebut memberikan ruang kaki yang lega bagi penumpang baris kedua dan ketiga. Saat melakukan inspeksi langsung, calon pembeli akan merasakan bahwa kabinnya cukup lapang untuk tiga baris kursi, meski baris paling belakang paling nyaman untuk anak-anak atau orang dewasa dengan postur tubuh tidak terlalu tinggi.

Mesin dan Karakter Berkendara

Di balik kap mesin, Xpander 2019 mengandalkan mesin bensin 1.5 liter MIVEC. Mesin ini mampu memproduksi tenaga sekitar 104 PS dan torsi puncak 141 Nm. Angka tersebut mungkin tidak terasa agresif, namun karakter tenaganya linear dan cukup responsif di putaran menengah. Untuk penyaluran tenaga, tersedia dua opsi transmisi: manual lima percepatan dan otomatis empat percepatan.

Salah satu hal yang paling sering dipuji pemiliknya adalah kenyamanan suspensi. Saat melintasi jalan perkotaan yang tidak rata atau polisi tidur, peredamannya bekerja cukup halus. Ditambah dengan ground clearance yang tinggi, mobil ini tidak mudah tersangkut saat melintasi banjir dangkal atau jalan rusak. Namun, perlu diingat bahwa karakter suspensi yang empuk ini membuat body roll cukup terasa saat diajak bermanuver agresif di tikungan. Untuk penggunaan harian keluarga, hal ini justru menjadi nilai plus dibandingkan handling yang kaku.

Rincian Perkiraan Harga di Pasaran

Menentukan harga patokan adalah langkah krusial sebelum bertransaksi. Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber penjualan dan lelang, berikut adalah rentang harga Mitsubishi Xpander 2019 yang bisa dijadikan acuan awal:

Untuk varian GLX dengan transmisi manual, banderolnya berada di kisaran Rp160 juta hingga Rp175 juta. Sementara itu, varian GLS yang tersedia dalam pilihan manual dan otomatis dipatok sekitar Rp162 juta sampai Rp180 juta. Jika menginginkan fitur lebih lengkap, varian Exceed baik manual maupun otomatis berada di rentang Rp170 juta hingga Rp216 juta. Untuk tampilan lebih sporty, varian Sport dibanderol antara Rp185 juta dan Rp219 juta. Adapun varian tertinggi Ultimate dengan transmisi otomatis, harganya bisa mencapai Rp195 juta hingga Rp239 juta.

Perlu digarisbawahi bahwa rentang harga tersebut sangat fluktuatif. Faktor terbesar yang memengaruhi selisih harga adalah jarak tempuh (odometer), kondisi fisik cat dan interior, serta kelengkapan dokumen. Unit dengan riwayat servis rutin di bengkel resmi biasanya dibanderol lebih tinggi, namun menawarkan ketenangan pikiran yang lebih baik. Sebaliknya, harga di bawah rata-rata pasar patut dicurigai, bisa jadi karena bekas kecelakaan atau komponen yang sudah diganti dengan yang non-orisinal.

Sebelum memutuskan membeli, ada baiknya melakukan pemeriksaan menyeluruh ke bengkel independen atau menggunakan jasa inspeksi mobil bekas. Periksa juga apakah ada indikasi kebocoran oli pada mesin, kondisi kaki-kaki, serta fungsi pendingin udara. Langkah kecil ini bisa menyelamatkan pengeluaran besar di kemudian hari.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar