PARADAPOS.COM - Inter Milan resmi mengumumkan perekrutan bek sayap Tottenham Hotspur, Djed Spence, pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 26 tahun itu ditebus dengan nilai transfer mencapai 35 juta euro atau sekitar Rp720 miliar, serta menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Langkah ini diambil untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Denzel Dumfries yang hengkang ke Real Madrid, sekaligus meremajakan lini pertahanan La Beneamata.
Kepastian ini datang setelah melalui proses negosiasi yang alot. Spence, yang merupakan pemain tim nasional Inggris, menjadi rekrutan keempat Inter di bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, klub asal Milan tersebut sudah lebih dulu mengamankan jasa Aleksandar Stankovic, Ivan Provedel, dan John Stones. Kedatangan para pemain anyar ini menunjukkan ambiisi Inter untuk kembali bersaing di papan atas Liga Italia dan Eropa.
Pengganti Sepadan Dumfries
Manajemen Inter menaruh harapan besar pada Spence. Ia dinilai memiliki profil yang tepat untuk menggantikan peran Dumfries di sisi kanan pertahanan. Selain itu, usianya yang masih relatif muda dianggap mampu memberikan energi baru bagi skuad asuhan Simone Inzaghi.
"Dia adalah bek sayap yang kuat, berteknik, dan hebat dalam situasi satu lawan satu. Spence memiliki kecepatan luar biasa, selalu siap maju dan berhadapan dengan lawan, dengan kemampuan bertahan yang impresif," demikian pernyataan resmi klub yang dirilis pada Rabu (16/7/2025).
Perjalanan karier Spence menuju Inter terbilang menarik. Ia didatangkan Spurs dari Middlesbrough pada Juli 2022 lalu. Namun, kesempatan bermain reguler sulit didapatkan, sehingga ia sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti Rennes, Leeds United, hingga Genoa. Selama membela The Lilywhites, Spence tercatat mencatatkan 85 penampilan dengan sumbangan dua gol dan tiga assist. Ia juga menjadi bagian dari skuad Spurs yang sukses menjuarai Europa League 2025.
Tertarik Sejarah Besar Inter
Bagi Spence, kepindahan ini bukan sekadar perpindahan klub biasa. Ia mengaku sangat antusias bisa bergabung dengan salah satu raksasa Eropa. Ketertarikannya pada Inter sudah lama terpendam, dan ia menilai klub ini memiliki daya tarik tersendiri.
"Ini adalah klub besar dan langkah yang besar bagi saya dan keluarga saya. Klub ini punya sejarah hebat, saya hanya perlu melihat kabinet trofi mereka untuk tahu bahwa ini klub yang masif," kata Spence di situs resmi klub.
Pengalamannya bermain di luar Inggris bersama Rennes dan Genoa disebutnya menjadi faktor penting dalam perkembangannya. Beradaptasi dengan budaya dan gaya permainan yang berbeda membuatnya menjadi pemain yang lebih matang, baik di dalam maupun luar lapangan. "Pengalaman itu membentuk saya, saya belajar banyak ketika di luar negeri," ujarnya menambahkan.
Paket Lengkap
Spence percaya diri dengan kemampuan yang ia miliki. Ia menilai atribut terbaiknya terletak pada kemampuan bertahan yang solid. Namun, ia juga sadar bahwa ada aspek lain yang perlu terus diasah untuk menjadi pemain yang lebih sempurna.
"Kemampuan bertahan saya adalah kekuatan terbesar saya, dengan kemampuan saya menggiring bola. Saya ingin menambahkan gol dan assist, jika itu bisa dilakukan, saya akan berada di tempat yang sangat bagus," pungkasnya.
Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, Spence diharapkan mampu langsung beradaptasi dengan skema permainan Inter. Para penggemar Nerazzurri tentu menantikan aksi perdana pemain anyar mereka di kompetisi resmi musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Keselamatan Bangsa Menjelang HUT ke-81 RI
Jakarta - Ini Bacaan Doa Penenang Hati dan Pikiran Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe Kalahkan Pasangan Amerika-Hongaria, Lolos ke 16 Besar Cincinnati Open
Polda Metro Siapkan 16 Titik Parkir di Sekitar Monas untuk Antisipasi Kepadatan HUT RI ke-81