Megawati Hangestri Putus Kontrak dengan Manisa, Comeback ke Red Sparks?

- Minggu, 02 November 2025 | 21:45 WIB
Megawati Hangestri Putus Kontrak dengan Manisa, Comeback ke Red Sparks?

Megawati Hangestri Putus Kontrak dengan Manisa BBSK, Kembali ke Red Sparks?

Media Korea Selatan, Yonhap, menyoroti keputusan Megawati Hangestri yang memutus kontrak dengan klub Turki, Manisa BBSK. Kabar ini langsung memicu spekulasi mengenai kemungkinan sang bintang voli nasional untuk comeback ke Red Sparks di Liga Voli Korea.

Alasan Pemutusan Kontrak Megawati Hangestri dengan Manisa BBSK

Pada 28 Oktober 2025, Manisa BBSK secara resmi mengakhiri kontrak Megawati Hangestri. Disebutkan bahwa pemain berusia 26 tahun itu gagal memenuhi kewajiban kontraknya, khususnya karena tidak kembali bergabung dengan tim sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati.

Melalui akun Instagram pribadinya (@megawatihangestrip), Megawati mengonfirmasi bahwa pemutusan kontrak ini adalah permintaannya sendiri dan merupakan hasil kesepakatan bersama, tanpa paksaan dari pihak mana pun. Ia juga meminta maaf atas kekecewaan yang mungkin ditimbulkan oleh berita ini.

Peluang Comeback Megawati Hangestri ke Red Sparks

Keputusan Megawati Hangestri ini menarik perhatian besar media Korea Selatan, mengingat kesuksesannya selama dua musim membela Red Sparks pada periode 2023-2025. Pada musim 2024-2025, Megawati hampir membawa Red Sparks menjadi juara, meski akhirnya harus puas dengan gelar runner-up.

Yonhap melaporkan adanya sinyal kuat bahwa Red Sparks terbuka untuk merekrut kembali Megawati. Perubahan aturan di Liga Voli Korea, yang akan menghapus sistem draft pemain Asia dan menggantinya dengan mekanisme agen bebas mulai musim 2026-2027, membuka peluang besar.

Perwakilan Red Sparks menyatakan, "Tim kami telah menjalin hubungan baik dengan Mega, dan jika situasinya memungkinkan, kami ingin bekerja sama dengannya musim depan."

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar