Bilal Hasan Menang Kilat di Laga Pembuka Contender Series, Empat Petarung Amankan Kontrak UFC

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25 WIB
Bilal Hasan Menang Kilat di Laga Pembuka Contender Series, Empat Petarung Amankan Kontrak UFC

PARADAPOS.COM - Empat petarung sukses mengamankan kontrak UFC pada laga pembuka Dana White's Contender Series musim ke-10 yang berlangsung di Meta Apex, Rabu (12/8/2026). Petarung Indonesia, Bilal Hasan, menjadi sorotan utama setelah mengalahkan Mridul Saikia asal India dalam waktu kurang dari satu menit di kelas bantam. Kemenangan kilat tersebut sekaligus mengonfirmasi statusnya sebagai salah satu prospek paling dinantikan di ajang pencarian bakat milik bos UFC, Dana White.

Malam itu, atmosfer di arena terasa berbeda. Sejak awal, sorotan kamera kerap tertuju pada Bilal Hasan yang datang dengan reputasi besar. Ia tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kualitasnya. Begitu bel berbunyi, Hasan langsung mengambil inisiatif serangan. Pertarungan berakhir dramatis dalam hitungan detik, meninggalkan penonton yang masih tercengang dengan aksinya.

Selebrasi khasnya, moonwalk, sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Namun di balik aksi panggung tersebut, ada kerja keras yang nyata. Dana White, yang menyaksikan langsung dari pinggir oktagon, mengaku tak ragu sedikit pun untuk memberikan kontrak. Menurutnya, penampilan Hasan persis seperti yang diharapkan dari seorang calon bintang.

"Ini sama sekali bukan keputusan yang sulit. Dia datang dengan banyak sorotan dan mampu membuktikannya. Ketika Anda datang sebagai favorit terbesar dalam sejarah Contender Series, saya sangat antusias melihat Anda dan tidak sabar menyaksikan Anda di UFC," ujar White dalam keterangannya yang dikutip CBS Sport.

Anthony Wint Hanya Butuh 34 Detik

Jika Hasan tampil cepat, Anthony Wint bahkan lebih brutal. Mantan pemain linebacker ini menghentikan perlawanan Matt Adams hanya dalam 34 detik pada pertarungan kelas berat. Sebuah penyelesaian yang jarang terlihat di divisi seberat itu.

Wint bukan nama asing di dunia olahraga Amerika. Sebelum beralih ke MMA, ia bermain untuk FIU di level perguruan tinggi dan sempat masuk skuad latihan New York Jets. Pengalaman di lapangan hijau itu tampaknya memberi naluri bertarung yang tajam. Saat Adams mencoba melakukan takedown, Wint dengan tenang menggagalkan upaya tersebut.

Ia kemudian dengan cepat membawa lawannya ke sudut oktagon. Serangan ground and pound bertubi-tubi dilancarkan tanpa ampun. Wasit akhirnya memutuskan untuk menghentikan pertarungan demi melindungi Adams yang tak mampu membalas. White, yang terkesan dengan keganasan Wint, langsung memberikan tempat di daftar petarung kelas berat UFC.

Pagliarulo Menang Dramatis

Lain halnya dengan Thomas Pagliarulo yang harus melewati pertarungan sengit melawan Ananias Mulumba di kelas bulu. Pagliarulo nyaris kalah di ronde pertama. Ia sempat terguncang terkena serangan keras Mulumba, tetapi berhasil memulihkan diri dan bertahan dari gelombang serangan lawan yang terus menekan.

Perlahan, Pagliarulo mulai menemukan ritmenya. Memasuki ronde ketiga, ia berhasil mengambil posisi di belakang Mulumba. Dalam sekejap, posisi berbalik. Pagliarulo melepaskan serangan ground and pound yang memaksa wasit menghentikan pertarungan. Kemenangan comeback ini menjadi bukti ketangguhan mentalnya.

Bagi Mulumba, hasil ini menjadi kekalahan keduanya di ajang yang sama. Setahun sebelumnya, ia juga gagal meraih kemenangan setelah dikalahkan Marwan Rahiki. Sementara itu, satu petarung lainnya juga berhasil mengamankan kontrak pada malam itu, melengkapi daftar empat nama yang berhak melaju ke panggung UFC.

Musim ke-10 Dana White's Contender Series langsung membuka dengan intensitas tinggi. Empat kontrak diberikan pada episode perdana, sebuah sinyal bahwa standar kompetisi musim ini semakin ketat. Bagi para petarung yang berhasil, kontrak ini bukan sekadar hadiah, melainkan awal dari perjalanan panjang membuktikan kemampuan di level tertinggi seni bela diri campuran.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar