Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat: Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu, Posisi Sugiono Diisukan Berubah
Isu reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali mencuat. Pemicunya adalah perpindahan Thomas Djiwandono dari jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Pergantian ini membuka kursi kosong yang berpotensi memicu pergeseran jabatan lebih luas di tubuh kabinet.
Juda Agung Disebut Calon Terkuat Wakil Menteri Keuangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka menyebut Juda Agung sebagai calon kuat pengganti Thomas Djiwandono. Juda Agung saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI dan merupakan ekonom senior dengan karier panjang di bank sentral serta pengalaman di IMF. Keahliannya di bidang kebijakan moneter dan stabilitas keuangan dinilai cocok untuk mengisi posisi strategis di Kementerian Keuangan.
Isu Pergeseran Budisatrio Djiwandono ke Posisi Menteri Luar Negeri
Spekulasi reshuffle juga menyentuh posisi Menteri Luar Negeri Sugiono. Nama Budisatrio Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, menguat untuk menggantikan Sugiono. Isu ini muncul setelah Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, memberikan sinyal tentang kemungkinan Budisatrio berpindah ke jajaran eksekutif. Budisatrio sendiri menyatakan belum mengetahui secara pasti kabar tersebut.
Sugiono Diisukan Akan Menjadi Menteri Koordinator PMK
Jika direposisi dari Menlu, Sugiono disebut-sebut akan mengisi jabatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Analis politik menilai pergeseran ini lebih sebagai reposisi alih-alih reshuffle bermuatan konflik. Sementara itu, posisi Menko PMK saat ini dijabat oleh Pratikno, yang disebut-sebut akan dialihkan menjadi penasihat presiden dengan pertimbangan kesehatan.
Kementerian Komunikasi dan Digital Juga Berpotensi Berganti
Tidak hanya di bidang ekonomi dan luar negeri, isu pergantian juga menyasar Kementerian Komunikasi dan Digital. Nama Angga Raka Prabowo, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, digadang-gadang akan menggantikan Meutya Hafid sebagai Menkomdigi. Meutya Hafid memilih untuk tidak berkomentar ketika ditanya wartawan mengenai kabar reshuffle ini.
Kesimpulan: Menunggu Keputusan Presiden Prabowo
Meski berbagai isu dan nama telah beredar, keputusan akhir reshuffle kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Semua pihak yang disebutkan, termasuk Menlu Sugiono, umumnya menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan presiden. Publik kini menunggu kepastian dan pengumuman resmi dari Istana mengenai kemungkinan perombakan susunan kabinet ini.
Artikel Terkait
Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Ormas Amar Maruf: Yang Bubarkan FPI Kini Sesalkan Tak Ada yang Jalankan Fungsi Itu
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Anjlok 30 Poin dalam Sembilan Bulan
Denny Indrayana dalam Surat Terbuka ke Prabowo: Setuju Gibran Dipecat, Posisi Duduk di Sidang Kabinet Dinilai Langgar Protokoler
DPP AKJII Desak Presiden Copot Kapolri dan Jaksa Agung Imbas Kasus Mantan Jampidsus