PARADAPOS.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai isu yang menyebut dirinya sebagai calon kuat pengganti Perry Warjiyo di kursi Gubernur Bank Indonesia. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Isu ini mencuat setelah Perry Warjiyo secara mendadak mengundurkan diri karena alasan pribadi, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri telah diterima oleh presiden.
Respons Santai di Tengah Spekulasi
Ketika ditemui awak media pada Selasa (28/7/2026), Purbaya tampak tidak terlalu ambil pusing dengan namanya yang disebut-sebut sebagai kandidat. Dengan nada ringan, ia menyebut dirinya sebagai "isu abadi" yang kerap dikaitkan dengan berbagai posisi, namun tak pernah terwujud.
"Saya mah isu abadi, diisukan sana sini, nggak pernah jadi. Cuma di sini aja jadi Menteri Keuangan," tutur Menkeu Purbaya saat ditanya terkait isu dirinya menjadi salah satu kandidat calon Gubernur BI.
Tidak Ada Informasi Resmi
Lebih lanjut, saat ditanya apakah sudah ada nama calon pengganti Perry Warjiyo yang mengemuka, Purbaya mengaku belum menerima informasi apa pun dari pihak terkait. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya akan mengikuti arahan dari pimpinan tertinggi negara.
"Belum tahu saya," ujar Purbaya singkat.
"Kita ikutin perintah bapak presiden," terangnya menambahkan.
Kronologi Mundurnya Perry Warjiyo
Sebelum isu ini mencuat, Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Pengunduran diri ini terbilang mengejutkan mengingat Perry telah mengabdi selama tujuh tahun, sejak periode pertama 2018-2023, dan kini tengah menjalani masa jabatan keduanya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan konfirmasi resmi atas langkah tersebut. Dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026), ia menyatakan bahwa presiden telah menerima surat pengunduran diri Perry.
"Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada bapak presiden," kata Prasetyo dalam kesempatan tersebut.
Penunjukan Pejabat Sementara
Menyusul kekosongan jabatan, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur sementara BI. Pengumuman ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Bank Indonesia pada hari yang sama. Destry akan memimpin sementara hingga presiden menentukan pengganti tetap.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Hasto Santai Tanggapi Langkah Kaesang Maju Caleg 2029: PDIP Berpegang pada Ideologi
PGR Mulai Jadikan Anies “Komoditi Politik” untuk Pilpres 2029
Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Ormas Amar Maruf: Yang Bubarkan FPI Kini Sesalkan Tak Ada yang Jalankan Fungsi Itu
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Anjlok 30 Poin dalam Sembilan Bulan