Amien Rais Peringatkan Prabowo soal Upaya Terselubung Jokowi Goyang Pemerintahan

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:50 WIB
Amien Rais Peringatkan Prabowo soal Upaya Terselubung Jokowi Goyang Pemerintahan

PARADAPOS.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut adanya upaya terselubung dari kubu Jokowi untuk menggulingkan pemerintahan yang sedang berjalan. Pernyataan ini disampaikan Amien merespons data survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo merosot tajam hingga angka 50 persen.

Amien mengungkapkan kekhawatirannya dalam sebuah video yang beredar. Menurutnya, situasi politik saat ini tidak sederhana. Di balik dukungan publik yang mulai goyah, ada kekuatan lain yang justru bekerja diam-diam. Ia menilai, penurunan elektabilitas tersebut menjadi celah yang sedang dipantau oleh orang-orang dekat mantan presiden.

Ancaman Tersembunyi di Lingkaran Kekuasaan

Lebih lanjut, Amien menyoroti posisi krusial di tubuh pemerintahan yang belum mengalami perubahan. Ia heran mengapa Panglima TNI dan Kapolri masih dipertahankan, padahal keduanya dinilai memiliki loyalitas ganda. Baginya, ini adalah persoalan serius yang tidak bisa dianggap remeh oleh kepala negara.

"Masalah yang dihadapi Presiden Prabowo memang lumayan berat. Prabowo tidak boleh satu detik pun lupa bahwa Jokowi and his geng siang malam berpikir keras bagaimana pemerintahan Prabowo bisa terguling," kata Amien Rais dalam video terbarunya.

Sikap tegas justru diperlukan di momen seperti ini. Amien menilai, keraguan untuk mengambil keputusan strategis justru akan menjadi bumerang. Ia mencontohkan, posisi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah dua posisi yang sangat sensitif dan menentukan stabilitas.

"Salah satu masalah pokok di depan Prabowo adalah Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit loyalitas mereka itu tetap pada Jokowi, bukan pada Pak Prabowo," tambahnya.

Peringatan Soal Loyalitas dan Masa Depan Politik

Mantan Ketua MPR itu pun memberikan nasihat terbuka. Ia mendesak Prabowo untuk segera melepas pengaruh dari keluarga Jokowi. Jika tidak, ia khawatir pemerintahan akan semakin terhambat dan kehilangan arah. Amien bahkan menyebutkan secara spesifik nama Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden.

Menurut pengamatannya, penurunan angka kepuasan ini bukan sekadar angka. Ini adalah alarm yang harus direspons dengan kebijakan nyata, bukan justru dengan kompromi politik yang berlarut-larut. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama, dan jika dibiarkan tergerus, maka masa depan politik Prabowo akan suram.

"Terus terang saya heran. Presiden Prabowo nampak takut-takut pada dua tokoh ini. Approval rating angka kepuasan masyarakat pada Prabowo sudah anjlok bebas dari level awal 80% ke kisaran 50% dan cenderung going down and down. Jadi jangan pernah percaya lagi pada Jokowi dan anaknya Gibran yang jadi wakil presiden anda Mas Prabowo," pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Amien memberikan rekomendasi yang cukup kontroversial. Ia meminta Prabowo untuk mengasingkan orang-orang yang dinilainya tidak loyal dari lingkaran kekuasaan. Langkah ini, menurutnya, adalah harga mati jika Prabowo masih ingin melaju pada Pemilihan Presiden 2029 mendatang.

"Asingkan orang ini dan buat juga orang ini tak ada kerjaan, kalau Anda masih mau maju di tahun 2029 besok," tutupnya.

Pernyataan Amien ini tentu menambah dinamika politik nasional yang sedang panas. Di satu sisi, kritik ini datang dari tokoh senior yang sudah malang melintang di dunia politik. Di sisi lain, tuduhan soal loyalitas TNI/Polri adalah isu yang sangat sensitif dan kerap menjadi perhatian publik. Bagaimana pemerintahan merespons, akan menjadi penentu arah stabilitas ke depan.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar