DEPOK (eNBe Indonesia) - Capres nomor urut satu, Anies Baswedan, menjawab 'matur nuwun' ketika dimintai tanggapan terkait sindiran Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang menyebut Anies pintar atau goblok.
Anies yang sedang mengikuti acara Dhaup Ageng pernikahan putra bungsu KGPAA Paku Alam X mengatakan dirinya mengucapkan terima kasih atas sindiran Prabowo tersebut.
“Matur nuwun, Pak Prabowo,” kata dia singkat saat ditemui di Yogyakarta, dikutip tirto.id, Rabu (10/1/2024).
Baca Juga: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Serahkan Potongan Tumpeng Pertama HUT Partai ke-51 Kepada Wapres Ma'ruf Amin
Seperti diketahui, dalam acara konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di GOR Remaja, Riau pada Selasa (9/1/2024), capres nomor urut satu, Prabowo Subianto, memberi sindiran terkait pertanyaan Anies dalam debat capres kedua yang berlangsung pada Minggu (7/1/2024).
Saat itu, Anies mempertanyakan luas lahan Prabowo dan dikaitkan dengan kesejahteraan prajurit.
“Saudara-saudara ada pula yang nyinggung-nyinggung punya tanah berapa, punya tanah ini, dia pintar atau goblok sih?” kata Prabowo.
Baca Juga: Megawati Sebut Pemilu Bukan Alat Elite Politik Untuk Langgengkan Kekuasaan
Sindiran tersebut disampaikan Prabowo setelah dirinya mendapatkan pertanyaan tentang penguasaan lahan di Kalimantan.
Anies kala itu menyebut Prabowo menguasai 340.000 hektare tanah di saat prajurit TNI tidak memiliki rumah dinas. Prabowo sempat menyebut data yang Anies bawa salah, dan mengklarifikasi bahwa ia menguasai hampir 500.000 hektare lahan, bukan 340.000 hektare sebagaimana disebut Anies.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: enbeindonesia.com
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Sebut Ada 7 Bahasa Prioritas
Jokowi Sebut Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Sudah Sesuai Aturan dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Akar Kerusuhan Agustus 2025: Pengamat Sebut Stabilitas Bukan Hanya Soal Bayang-Bayang Jokowi
Wartawan Parlemen Kecam Benny Harman soal Ucapan Otak Kamu Ada Gak, Minta Maaf atau Dilaporkan ke MKD