PARADAPOS.COM -Wakil Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, R Haidar Alwi memberi masukan terkait program makan siang gratis Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Masukan ini merespons adanya kekhawatiran berbagai pihak mengenai anggaran yang akan digunakan untuk membiayai program unggulan Prabowo-Gibran tersebut.
Sebab, program makan siang gratis yang diperkirakan menghabiskan anggaran ratusan triliun rupiah per tahunnya tersebut dikhawatirkan akan sangat membebani APBN.
Haidar yang merupakan loyalis Joko Widodo alias Jokowi ini mengatakan, setidaknya ada dua masukan yang dapat dipertimbangkan Prabowo-Gibran mengenai program makan siang gratis.
"Pertama, sebaiknya program makan siang gratis tidak sepenuhnya dibiayai oleh APBN. Pemerintah nantinya dapat meminta partisipasi BUMN dan swasta untuk terlibat membiayai program makan siang gratis," kata Haidar dalam keterangannya, Senin (13/5).
Haidar berharap program makan siang gratis tidak mengorbankan anggaran pendidikan yang sudah dikunci 20 persen, anggaran kesehatan, subsidi energi dan perlindungan sosial.
Selain itu, Prabowo-Gibran jangan pula mencari sumber pendapatan lain dengan cara menaikkan pajak. Karena yang demikian itu sama saja dengan memecahkan masalah dan menciptakan masalah baru pada saat yang bersamaan.
"Kedua, sebaiknya dibuat skala prioritas penerima program makan siang gratis. Siswa di sekolah mana saja yang layak? Ibu hamil mana saja yang layak," kata Haidar.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Sebut Ada 7 Bahasa Prioritas
Jokowi Sebut Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Sudah Sesuai Aturan dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Akar Kerusuhan Agustus 2025: Pengamat Sebut Stabilitas Bukan Hanya Soal Bayang-Bayang Jokowi
Wartawan Parlemen Kecam Benny Harman soal Ucapan Otak Kamu Ada Gak, Minta Maaf atau Dilaporkan ke MKD