DPD RI Rekrut Duta Muda untuk Percepat Program Asta Cita Presiden Prabowo
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) secara resmi merekrut anak muda dari berbagai daerah sebagai Duta DPD RI. Inisiatif strategis ini bertujuan mempercepat implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di tingkat daerah dengan tepat sasaran.
Peran Strategis Duta DPD RI dalam Pembangunan Daerah
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengungkapkan para duta akan dibekali pemahaman mendalam tentang kelembagaan dan peran strategis DPD RI. Melalui program ini, generasi muda diharapkan dapat memperluas pemahaman publik mengenai fungsi dan tugas lembaga perwakilan daerah.
"Komitmen kami adalah memastikan program Asta Cita Presiden Prabowo mencapai hasil optimal. Kehadiran duta daerah ini akan memperkuat keterlibatan DPD RI di tingkat akar rumput," tegas Sultan dalam keterangan resmi, Selasa (4/11/2025).
Mekanisme Seleksi Duta DPD RI 2025
Pemilihan Duta DPD RI yang digelar 3 November 2025 merupakan kelanjutan dari program DPD Awards. Sebanyak 38 finalis terpilih mewakili seluruh provinsi di Indonesia, masing-masing mengirimkan dua perwakilan terbaik.
Proses seleksi ketat dilakukan melalui audisi daerah dengan penilaian mencakup kemampuan intelektual, kepribadian, dan komitmen pengabdian daerah. Program ini dirancang untuk menciptakan jembatan komunikasi efektif antara DPD RI dan masyarakat.
Daftar Pemenang Duta DPD RI 2025
Grand Final Duta DPD RI 2025 menghasilkan enam pemenang utama:
- Juara 1 Putri: Irhamni Malika (Aceh)
- Juara 1 Putra: Ahmad Farezi (Jawa Timur)
- Wakil 1 Putri: Melani Tebuot Bame (Papua Barat Daya)
- Wakil 1 Putra: Muhammad Fikri Assalam (Kalimantan Timur)
- Wakil 2 Putri: Risma Dwi Salwa Lestari (Kepulauan Riau)
- Wakil 2 Putra: M. Fadel Miftahudin (Sulawesi Barat)
Dukungan Pejabat Negara
Acara puncak pemilihan Duta DPD RI dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai dan Tamsil Linrung, serta Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal. Turut hadir sejumlah pejabat negara termasuk Kepala BIN Muhammad Herindra, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, dan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.
Program Duta DPD RI menjadi langkah inovatif dalam memperkuat representasi daerah dan menciptakan sinergi pembangunan nasional yang inklusif berbasis kearifan lokal.
Artikel Terkait
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Tunjangan Pensiun Pejabat Negara