Seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) memicu keributan dan akhirnya diusir dari dalam bus di Terminal Purabaya, Sidoarjo. Peristiwa viral ini terjadi setelah pria tersebut mengaku sebagai seorang nabi, sehingga menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kenyamanan penumpang.
Humas Terminal Tipe A (TTA) Purabaya Bungurasih, Sarah Abigail, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden ini berlangsung pada Jumat malam di jalur 4 shelter keberangkatan terminal.
Sarah menjelaskan bahwa pria itu diduga sebagai Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tiba-tiba memasuki bus yang sedang mengangkut penumpang. Menyadari adanya gangguan, kru bus segera bertindak untuk mengamankan situasi dengan mengeluarkan pria tersebut.
"Tim keamanan kita menerima laporan bahwa ada ODGJ yang mengganggu keamanan penumpang dan kru bus, bahkan mengajak berkelahi. Untuk menjaga kenyamanan, kita mengamankan yang bersangkutan dengan mengeluarkannya melalui Pintu Keluar Waru," jelas Sarah.
Pihak terminal mengetahui status ODGJ pria itu berdasarkan laporan dari orang-orang di sekitar lokasi kejadian. Tindakan pengusiran dilakukan semata-mata untuk meredakan keributan yang ditimbulkannya di dalam bus.
Sarah menambahkan bahwa setelah diturunkan dari bus, tidak diketahui dengan pasti ke mana pria tersebut dibawa, terutama karena kondisi saat itu sedang hujan.
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Seluruh Aset Sitaan Dikembalikan
Menko Polkam Tegaskan Tindakan Hukum Tegas untuk Penginjakan Garuda, Pengibaran Bendera GAM, dan Kericuhan Demo Papua
Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan 47 Orang, 5.434 Warga Mengungsi
Wacana Cetak Ulang Buku Pelajaran Menuai Kritik: Ekonom Soroti Pemborosan Anggaran dan Nasib Buku Sekolah Elektronik