BICARA BERITA – Seorang pejabat PBB belum lama ini melaporkan bahwa bahaya kelaparan di Gaza sudah mencapai pada kondisi yang sangat membahayakan.
Michael Fakhri, pejabat PBB tersebut, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tingkat kelaparan di Gaza saat belum pernah terjadi sebelumnya.
“Belum pernah saya melihat yang sebrutal ini,” kata Fakhri tentang bahaya kelaparan di Gaza.
“Apa yang kita saksikan di Gaza adalah seluruh penduduk sipil dibuat kelaparan,” katanya.
Fakhri mengatakan bahwa PBB dan komunitas kemanusiaan sangat prihatin dengan kelangkaan makanan yang ekstrem di sana, yang nyaris menimbulkan kelaparan, akan berdampak pada generasi muda Palestina.
“Anak-anak di bawah 5 tahun berada dalam resiko malnutrisi yang parah. Karena resiko kelaparan ini, berarti seluruh generasi Palestina di Gaza menghadapi keterbatasan jangka panjang pada kemampuan kognitif dan fisik mereka,” lanjut Fakhri.
“Yang jelas ini adalah hasil usaha dari pemboman Israel, ini adalah hasil dari penolakan bantuan kemanusiaan,” tambahnya.
“Kami tidak pernah melihat sesuatu yang begitu brutal terjadi begitu cepat”.
Israel akan terus lanjutkan perang
Salah satu editor publikasi online Jadaliyya, Mouin Rabbani, mengatakan bahwa meskipun ada laporan-laporan mengenai pembicaraan tentang kesepakatan pertukaran tawanan, gencatan senjata di Gaza tampaknya tidak akan segera terjadi.
“Israel tidak mampu mencapai tujuan militer utamanya, apalagi mencapai hasil yang menentukan,” kata Rabbani kepada Al Jazeera.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Tunjangan Pensiun Pejabat Negara