paradapos.com - Jawa Timur dulunya memiliki sebuah kabupaten seluas 634,38 km2.
Usut punya usut, ternyata kabupaten di Jawa Timur itu merupakan hasil dari pemekaran wilayah Surabaya.
Namun sekarang, nama kabupaten tersebut mendadak hilang dari peta. Lantas, apa alasannya?
Jika melihat sejarahnya, wilayah kabupaten di Jawa Timur itu dulunya bekas pusat Kerajaan Jenggala pada 1042-1135 Masehi.
Kerajaan bercorak Hindu itu terkenal dengan rajanya yang kharismatik bernama Airlangga.
Tak heran apabila banyak ditemukan situs bersejarah yang tak ternilai harganya.
Kabupaten ini memiliki potensi besar pada bidang industrialisasi, karena menjadi daerah penyangga ibu kota Jawa Timur.
Banyak wilayahnya yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pusat industri.
Akibatnya, berdiri pabrik-pabrik besar yang terafiliasi dengan perusahaan luar negeri.
Dengan potensi yang besar itu, tentu menjadi bekal bagi pemerintah daerah untuk berkembang pesat.
Namun, apa yang mendasari nama kabupaten tersebut bisa hilang dari peta?
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Isu Pemakzulan Prabowo-Gibran Menguat di Tengah Krisis Kepercayaan dan Ketahanan Pangan
200 Ribu Buruh dari Enam Provinsi Siap Padati Monas pada May Day 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans yang Hendak Jemput Pasien Kritis di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral
Anggaran Sepatu Sekolah Rp27,5 Miliar Dikritik, Mensos Buka Suara