paradapos.com, 31 Januari 2024 - Temukan tradisi pemakaman unik yang terjadi di berbagai suku dan hanya di Indonesia saja.
Tidak hanya Ngaben, ada tradisi pemakaman unik yang terjadi di berbagai suku di Indonesia.
Yuk baca artikel ini untuk menemukan tradisi pemakaman unik yang terjadi di berbagai suku di Indonesia.
Baca Juga: 3 Pulau Terkecil di Dunia yang Menyimpan Keindahan Alam Luar Biasa
1. Ngaben, Bali
Tradisi ini adalah upacara pemakaman yang berasal dari Bali, pelaksanaan Ngaben hampir selalu bakal menarik perhatian orang-orang disekitarnya karena Ngaben kerap digelar secara besar-besaran dan melibatkan banyak peserta.
Upacara Ngaben dilaksanakan secara akbar, itulah sebabnya upacara Ngaben memerlukan biaya yang besar, sebab itu biasanya upacara Ngaben hanya dilakukan golongan mampu, namun golongan yang kurang mampu juga bisa melakukan acara Ngaben dengan cara melakukannya secara massal alias patungan.
Upacara Ngaben selalu diikuti dengan pembakaran atau kremasi mayat, bertujuan untuk mensucikan arwah jenazah saat pergi meninggalkan dunia.
Baca Juga: Indonesia Mendunia dengan 5 Fakta Unik, Nomor 3 Terbanyak di Dunia
Penggunaan api juga dimaksudkan untuk menghormati Dewa Braham, salah satu dewa dalam agama Hindu yang bisa menjelma menjadi api.
Sebelum upacara Ngaben dilaksanakan, tubuh jenazah akan dimandikan terlebih dahulu di rumah keluarga yang ditinggalkan, setelah selesai dimandikan jenazah kemudian akan dibawa menuju lokasi pembakaran sambil diarak.
Dalam diarak-arakkan tersebut para anggota keluarga yang ditinggalkan akan ikut berparade sambil membawa foto keluarganya yang sudah tiada atau meninggal.
Sejumlah orang yang bermainkan gamelan juga turut mendampingi arak-arakan ini, sesampainya di lokasi tujuan jenazah kemudian akan dibakar dan abunya dimasukkan ke dalam buah kelapa.
Baca Juga: Mayat di Dalam Pohon? 5 Fakta Unik dan Mencengangkan dari Tradisi Pemakaman di Indonesia
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: aboutmalang.com
Artikel Terkait
Viral Tangkapan Layar Dugaan Percakapan Mesra Oknum Ustaz dengan Perempuan, Klarifikasi Resmi Belum Ada
RSUP Sardjito Nonaktifkan Sementara Dokter PPDS yang Hina Pasien BPJS di Media Sosial
Dokter PPDS UGM Dinonaktifkan dari RSUP Sardjito Usai Komentar Sinis Soal Pasien BPJS
Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum atas Komentar Viral soal Pasien BPJS yang Meninggal