PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com- Kata 'Ndasmu' atau Ndasmu Etik viral usai video rekaman pernyataan calon presiden Prabowo Subianto saat rapat internal beberapa hari lalu, usai menanggapi soal etik yang sebelumnya muncul dalam debat capres sebelumnya.
Menilik asalnya, kata Ndasmu ini berasal dari wilayah Jawa termasuk di wilayah Banyumas Raya.
Kata Ndas atau biasanya ditulis dengan Ndhasmu dengan huruf dh, bukan d, ini bisa diartikan kepalamu. Ndhas, atau ndas berarti kepala dan mu, berarti kowe, atau kamu.
Baca Juga: Ini Isi Surat yang Ditemukan Bersama Bayi di Dalam Kardus yang Ditemukan Warga Kelurahan Mersi
Adapun penggunaan dari kata Ndhasmu, biasanya digunakan untuk berbagai kepentingan termasuk meluapkan kemarahan, hingga bercanda.
Jadi sifat kata ini terbilang netral tergantung konteks keadaan dan kepentingan yang digunakan oleh pelafalnya.
Namun demikian kata Ndhasmu ini terbilang cukup kasar dibandingkan kata yang berarti sama yaitu sirah yang juga berarti kepala.
Baca Juga: Mau Jalan-Jalan, Baca Doa Ini Agar Selamat di Perjalanan
Kata Ndhas ini umumnya digunakan sebagai kata umum untuk manusia dan hewan.
Sementara untuk kata sirah ini digunakan untuk kepala manusia bukan hewan dan dinilai lebih sopan.***
Artikel asli: banyumas.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Akademisi Adukan Ketua KPU ke DKPP soal Legalisasi Ijazah Jokowi
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kritik Istilah ‘Londo Ireng’ Prabowo, Dinilai Mendelegitimasi Kritik dan Pers
Harta Andi Tenri Walinonong Susut Rp726 Juta dalam Enam Bulan, Diikuti Laporan Dugaan Penganiayaan Staf
83 Penonton Luka Akibat Ambruknya Tribun di Kejurnas Drift Speed Fest Purwokerto