Aksi demonstrasi yang digelar puluhan mahasiswa dari aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sempat memanas menjelang petang, Senin (28/7/2025).
Massa aksi bahkan melemparkan botol air mineral ke arah aparat kepolisian yang berjaga. Dari balik barikade, salah satu petugas sempat memberikan peringatan keras kepada massa aksi.
“Anggota berkumpul, bertahan sebentar. Anda melempar, kami maju,” ucap petugas melalui pengeras suara.
Namun, imbauan tersebut sempat diabaikan. Aksi pelemparan botol air oleh sejumlah mahasiswa terus berlanjut, membuat suasana semakin memanas. Petugas pun mengancam akan memukul mundur massa jika tindakan itu terus dilakukan.
Dalam kondisi tersebut, massa mahasiswa perempuan memilih mundur dan membentuk barikade di bagian belakang, sementara mahasiswa laki-laki tetap berada di barisan depan.
Setelah adu argumen terjadi antara aparat kepolisian yang berada di atas mobil komando dan orator dari pihak mahasiswa, ketegangan akhirnya mereda. Orator mahasiswa kemudian menyerukan kepada rekan-rekannya untuk mundur dari garis barikade.
“Kawan-kawan polisi silakan mundur, kawan-kawan juga mundur,” seru orator.
Setelah situasi kembali kondusif, massa aksi melanjutkan demonstrasi mereka dengan membacakan tuntutan di depan barikade polisi secara bersama-sama. Hingga saat ini, aksi berlangsung dalam pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Sumber: okezone
Foto: Demo BEM SI di Medan Merdeka Selatan (foto: Okezone)
Artikel Terkait
Ribuan Massa PSHT Coba Terobos Barikade di Surabaya, Lempar Botol dan Batu ke Petugas
Kejagung Perluas Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah, Pengusaha Jambi Nurman Herin Ditetapkan sebagai Tersangka Baru
Kejagung Telusuri Aliran Dana Tujuh Perusahaan ke Firma Hukum Tersangka TPPU Febrie Adriansyah
Mendag: Tak Ada Masalah di Balik Pemasangan Pagar di Sejumlah Mal