Kesalahan dalam memperagakan salam khas tersebut, menurut Roy, adalah bukti bahwa hal itu bukanlah kebiasaan sehari-hari Jokowi. Ia menegaskan bahwa seorang alumni, apalagi seorang Rimbawan lulusan UGM, seharusnya sudah sangat akrab dengan salam-salam tersebut.
Roy Suryo juga menekankan bahwa gelaran reuni atau Dies Natalis, yang menurutnya perayaannya tidak sesuai dengan tanggal kelahiran, tidak akan mengubah persepsi masyarakat yang meragukan keaslian ijazah Jokowi.
"Alhamdulillah rakyat makin mengerti soal kasus ijazah palsu. Apalagi kini skor sudah 3-0 setelah KPU, KPU DKI dan KPU Solo memberikan salinan ijazah yang selama ini disembunyikan. Setelah diteliti secara ilmiah 99,9 persen palsu," pungkasnya.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/19/683654/publik-gagal-ditipu-jokowi-lewat-dies-natalis-ugm-
Artikel Terkait
Kekayaan Dahnil Anzar Simanjuntak Rp 27,89 Miliar: 7 Mobil Mewah hingga Viral Naik KRL
Pengeroyokan Guru SMK di Jambi: Kronologi Lengkap & Dua Versi Cerita yang Beredar
Mikrofon Putri PB XIII Dimatikan Saat Protes SK Cagar Budaya Keraton Solo, Menteri Fadli Zon Dikecam
Ricuh di Keraton Solo: Protes GKR Rumbai Gagalkan Seremonial SK Fadli Zon ke Tedjowulan