Gerakan Rakyat Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden, Targetkan Jadi Partai Politik 2026
Jakarta - Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat secara resmi mendeklarasikan dukungannya agar Anies Rasyid Baswedan maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia. Deklarasi dukungan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 yang digelar di Jakarta, Minggu.
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menyatakan harapan besar agar Anies Baswedan dapat menjadi pemimpin nasional di masa depan. "Kami menginginkan bahwa pemimpin nasional nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan," tegas Sahrin dalam sambutannya.
Komitmen dan Arah Perjuangan
Sahrin menegaskan bahwa arah perjuangan organisasinya ke depan telah jelas, yaitu mendukung penuh Anies Baswedan. Ia menambahkan pernyataan yang menyatukan identitas, "Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan bahwa di kondisi seperti apapun, Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan."
Kartu Anggota Simbolis dan Target Jadi Partai Politik
Sebagai bentuk komitmen simbolis, Anies Baswedan telah diberikan kartu tanda anggota nomor 0001 oleh Sahrin Hamid pada 17 Desember 2025. Langkah strategis ini diikuti dengan target organisasi untuk segera terdaftar sebagai partai politik di Kementerian Hukum dan HAM RI pada Februari 2026.
Sahrin mengajak seluruh kader untuk bersikap militan dalam memenuhi semua persyaratan pendirian partai politik. Dengan penuh optimisme, ia mengatakan, "Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat-syarat yang diminta oleh negara."
Dukungan dari Gerakan Rakyat ini menjadi bagian penting dari dinamika politik Indonesia menyambut tahapan politik nasional ke depan, sekaligus menandai transformasi organisasi masyarakat menuju partai politik.
Artikel Terkait
Peneliti Kritik KPK: Tangani Kasus Bupati Pekalongan, Tapi Abaikan Dugaan Keluarga Presiden?
Analis Kritik Langkah Politik Jokowi Pasca-Jabatan, Sebut Belum Pensiun dari Kekuasaan
Din Syamsuddin Kritik Keikutsertaan Indonesia dalam Forum Perdamaian Donald Trump
Analis Nilai Protes PDIP Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis Ditunggangi Agenda Politik 2029