Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang dalam pemungutan suara di parlemen Majelis Rendah pada Selasa, 21 Oktober 2025. Momen bersejarah ini mencatatkan namanya sebagai Perdana Menteri perempuan pertama sepanjang sejarah Jepang.
Dalam proses pemilihan tersebut, Takaichi berhasil mengamankan 237 suara. Angka ini melampaui ambang batas minimal yang dibutuhkan, yaitu 233 suara, dari total 465 suara yang diperebutkan di Majelis Rendah.
Sebagai pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP), Takaichi diprediksi juga akan mendapatkan persetujuan dari Majelis Tinggi dalam sesi sidang pada sore hari. Dengan demikian, dia akan dilantik secara resmi sebagai Perdana Menteri Jepang yang ke-104 pada malam harinya.
Sumber: inews
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Seluruh Aset Sitaan Dikembalikan
Menko Polkam Tegaskan Tindakan Hukum Tegas untuk Penginjakan Garuda, Pengibaran Bendera GAM, dan Kericuhan Demo Papua
Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan 47 Orang, 5.434 Warga Mengungsi
Wacana Cetak Ulang Buku Pelajaran Menuai Kritik: Ekonom Soroti Pemborosan Anggaran dan Nasib Buku Sekolah Elektronik