Laba Grab Naik Jadi USD 17 Juta di Kuartal III 2025, Saham Justru Anjlok 9,2%
Grab Holdings Limited (NASDAQ: GRAB), raksasa transportasi daring dan pengiriman Asia Tenggara, melaporkan pendapatan kuartal III 2025 yang melampaui ekspektasi pasar. Namun, pertumbuhan laba yang moderat justru membuat harga saham Grab terkoreksi tajam.
Pendapatan Grab Tembus Ekspektasi, Tapi Laba Mengecewakan
Perusahaan membukukan pendapatan sebesar USD 873 juta untuk kuartal yang berakhir pada 30 September 2025. Angka ini melampaui estimasi analis sebesar USD 870,64 juta dan menunjukkan pertumbuhan year-on-year (YoY) sebesar 22%.
Di sisi lain, laba bersih Grab untuk kuartal tersebut hanya mencapai USD 17 juta. Meski meningkat USD 2 juta dari periode sama tahun lalu, pertumbuhan laba ini dinilai terlalu moderat oleh investor, sehingga memicu penurunan saham Grab sebesar 9,2%.
Kinerja Segmen Bisnis Grab Kuartal III 2025
Berikut adalah rincian kinerja berbagai segmen bisnis Grab:
- GMV On-Demand (gabungan Mobilitas & Pengiriman): Tumbuh 24% YoY menjadi USD 5,8 miliar.
- Segmen Pengiriman: Pendapatan naik 23% YoY menjadi USD 465 juta.
- Segmen Mobilitas: Pendapatan meningkat 17% YoY dengan GMV USD 2,04 miliar.
- Layanan Keuangan: Menunjukkan pertumbuhan terkuat dengan pendapatan melonjak 39% YoY menjadi USD 90 juta, didorong oleh aktivitas pinjaman.
Peningkatan Proyeksi Keuangan dan Kinerja Lainnya
Menyikapi kinerja kuartal ini, Grab meningkatkan proyeksi pendapatan setahun penuh 2025 menjadi USD 3,38 - USD 3,40 miliar. Perusahaan juga menaikkan proyeksi EBITDA yang Disesuaikan untuk tahun penuh menjadi USD 490 - USD 500 juta.
Kinerja metrik keuangan lainnya juga positif. EBITDA yang Disesuaikan naik 51% YoY menjadi USD 136 juta. Grab juga melaporkan Arus Kas Bebas yang Disesuaikan sebesar USD 283 juta dalam 12 bulan terakhir.
Anthony Tan, Group CEO dan Co-Founder Grab, menyatakan bahwa kuartal ini menandai langkah maju penting, tidak hanya dalam kinerja keuangan, tetapi juga dalam membangun platform yang lebih tangguh dan berbasis teknologi untuk jangka panjang.
Meski memiliki fundamental bisnis dan prospek yang kuat, reaksi pasar terhadap laporan laba Grab kuartal III 2025 menunjukkan bahwa investor masih menunggu akselerasi pertumbuhan profitabilitas yang lebih signifikan.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Tenau Kupang Melonjak 247 Persen
Mudik Lebaran 2026 Dongkrak Ekonomi Daerah, Perputaran Uang Capai Ratusan Triliun
Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Tak Naik Jelang Idulfitri 2026
Flick Akui Tantangan Fisik Newcastle Jelang Laga Penentu di Camp Nou