PARADAPOS.COM - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Alumni Mahasiswa Republik Indonesia (PATRIA), Agustinus Tamo Mbapa, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik (Bimas Katolik) Kementerian Agama RI, Drs. Suparman, S.E., M.Si. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) itu bertujuan untuk mengundang pejabat tinggi Kemenag tersebut menghadiri rangkaian acara penting organisasi, yakni pelantikan pengurus periode 2025-2030 dan Refleksi Nasional 2026.
Mengundang Kehadiran dalam Acara Strategis
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Agama tersebut, Gustaf—sapaan akrab Agustinus Tamo Mbapa—menjelaskan maksud kedatangannya. Ia didampingi sejumlah jajaran pengurus inti PATRIA, organisasi berbadan hukum yang mewadahi alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).
Agenda utama yang disampaikan adalah undangan resmi untuk menghadiri serangkaian acara bertajuk "Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030 dan Refleksi Nasional 2026". Acara puncak direncanakan digelar pada Sabtu, 11 April 2026, di Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta.
Misa Pelantikan dan Tokoh yang Terlibat
Gustaf memberikan gambaran lebih detail mengenai susunan acara, khususnya bagian sakralnya. Menurutnya, Misa pelantikan akan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, yang juga merupakan Uskup Keuskupan Bandung.
"Misa pelantikan dipimpin Ketua KWI. Jadi, konselebran adalah Mgr Antonius Subianto Bunjamin," jelas Gustaf.
Ia menambahkan bahwa Pastor Moderator DPP PATRIA, Romo Yohanes Wahyu Prasetyo, OFM, beserta sejumlah romo lainnya akan turut mendampingi jalannya misa tersebut.
Refleksi Nasional sebagai Ruang Diskursus
Lebih dari sekadar seremoni pelantikan, acara ini juga dirancang sebagai forum diskusi strategis. Refleksi Nasional yang mengusung tema "Sistem Politik, Ekonomi, Budaya, Ekologi, SDM dan Peran Pers Menuju Indonesia Emas 2045" diharapkan menjadi wadah bertukar pikiran yang konstruktif.
Gustaf menyebutkan, narasumber yang diundang berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pemerintah, legislatif, akademisi, pelaku usaha, hingga tokoh pers. Bahkan, pihaknya juga mengundang Presiden untuk memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi.
"Kami berharap kehadiran tokoh pemerintah, legislatif, akademisi, pelaku usaha, tokoh agama, dan media, forum ini menjadi salah satu ruang diskursus nasional yang kredibel dan berdampak," ungkapnya.
Dukungan dan Harapan dari Dirjen Bimas Katolik
Merespons penjelasan dan undangan tersebut, Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI, Suparman, menyambut baik inisiatif PATRIA. Ia menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Gustaf sebagai Ketua Umum untuk periode lima tahun ke depan.
Suparman juga menyatakan harapannya agar para alumni PMKRI yang tergabung dalam PATRIA dapat terus aktif memberikan kontribusi positif, baik bagi kehidupan bergereja maupun bagi kemajuan masyarakat dan bangsa Indonesia secara lebih luas.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesan yang baik dari kedua belah pihak. Audiensi tersebut dihadiri pula oleh sejumlah pejabat eselon I di lingkungan Ditjen Bimas Katolik, sementara dari pihak PATRIA hadir Ketua Panitia Pelaksana, Friederich Batari, beserta seluruh jajaran panitia inti acara.
Artikel Terkait
Indonesia Tuntut Investigasi PBB Usai Tiga Prajuritnya Gugur di Lebanon
Ketua DPC Gerindra Surabaya Sampaikan Permohonan Maaf dan Tegaskan Peran Kader Jaga Stabilitas Sosial
United Tractors Alokasikan Rp 2 Triliun untuk Buyback Saham
Impack Pratama Industri (IMPC) Lampaui Target 2025, Waspadai Tantangan Geopolitik untuk 2026