Polisi Bekuk Pria yang Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar, Pelaku Terancam Beraksi Lagi di Surabaya dengan Modus Lowongan Kerja Palsu

- Minggu, 17 Mei 2026 | 08:25 WIB
Polisi Bekuk Pria yang Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar, Pelaku Terancam Beraksi Lagi di Surabaya dengan Modus Lowongan Kerja Palsu

PARADAPOS.COM - Seorang pria bernama Feri Dg Rumpa (33) diringkus aparat kepolisian di Surabaya, Jawa Timur, setelah terbukti menyekap dan memperkosa seorang mahasiswi berinisial MA (21) di Makassar, Sulawesi Selatan. Pengungkapan kasus ini membuka fakta bahwa pelaku tidak hanya beraksi di Makassar, melainkan telah bersiap melancarkan aksi serupa dengan modus lowongan kerja palsu di Surabaya. Penangkapan dilakukan oleh Polrestabes Makassar pada Minggu, 17 Mei 2026.

Modus Kejahatan Berkedok Lowongan Pekerjaan

Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengungkapkan bahwa pelaku menjalankan aksinya dengan menyasar korban melalui tawaran pekerjaan sebagai baby sitter. "Setelah aksinya di Makassar selesai, pelaku berencana berpindah ke Surabaya dan kembali menjalankan modus yang sama," jelasnya kepada wartawan.

Pelaku ternyata sudah menyebarkan iklan lowongan kerja serupa di platform Facebook untuk menjaring korban di Surabaya. "Modus pelaku adalah membujuk korban melalui lowongan kerja palsu. Selain di Makassar, pelaku juga diketahui telah memasang iklan lowongan kerja di Surabaya melalui Facebook," tutur Arya.

Perencanaan dan Tempat Kejadian Perkara

Untuk melancarkan aksinya, Feri sengaja mengontrak sebuah rumah di Makassar. Rumah tersebut ia gunakan sebagai tempat untuk menyekap dan memperkosa korban selama tiga hari, sejak Jumat (8/5) hingga Minggu (10/5). Yang lebih mengejutkan, rumah kontrakan itu tidak disewa bulanan, melainkan harian dengan biaya Rp 300 ribu per hari. "Orang ini juga yang tempat tinggal di Makassar ini bukan sewa rumah kontrakan sebulan, ini per hari itu bayar Rp 300 ribu dan dia gunakan untuk menjebak orang," ungkapnya.

Latar Belakang Pelaku

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa Feri merupakan warga asal Pulau Sumatera. Catatan kriminalnya pun tidak bersih. Sebelum kasus pemerkosaan ini terungkap, pelaku ternyata pernah melakukan aksi pencurian di Kabupaten Takalar. Kini, polisi terus mendalami kemungkinan adanya korban lain serta jaringan kejahatan yang mungkin terlibat.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar