Menurut Reza, kunci kemenangan mereka terletak pada eksekusi instruksi pelatih yang hampir sempurna. Strategi menyerang dan menekan lawan sejak awal permainan berhasil dipertahankan secara konsisten hingga pertandingan usai.
"Pola permainan hari ini sesuai arahan pelatih, yaitu menekan dan menyerang sejak awal. Alhamdulillah, kami bisa mempertahankan tempo permainan dari awal sampai akhir," jelas Reza.
Reza juga menegaskan bahwa catatan head-to-head atau rekor pertemuan sebelumnya tidak terlalu mempengaruhi mental mereka. Setiap pertandingan dianggap sebagai lembaran baru.
"Setiap laga itu berbeda. Yang penting adalah kesiapan kita. Siapa yang lebih siap, dialah yang berpeluang menang," tegasnya.
Hadapi Lawan Baru di Final Hylo Open 2025
Sabar Karyaman Gutama menambahkan, final nanti akan menjadi pertemuan pertama mereka melawan pasangan Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin. Sabar berharap mereka dapat menerapkan strategi dan pola permainan terbaik untuk meraih kemenangan dan gelar juara Hylo Open 2025.
Partai final Hylo Open 2025 antara Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melawan Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin akan digelar pada Minggu, 2 November 2025.
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Dituntut Bek Ulsan: Fakta Tamparan & Pengakuan Jung Seung-hyun
Erick Thohir Resmi Kuasai 100% Saham Oxford United: Dampak bagi Manajemen dan Masa Depan Pemain Indonesia
Keributan Dillon Danis vs Tim Khabib Pecah di UFC 322: Abubakar Terlibat Ricuh
Persib Bandung Vs Selangor FC: Modal 5 Kemenangan Beruntun untuk ACL Two 2025