Solidaritas Tak Terkekang: Warga Gaza Sumbang Rp15 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
Di tengah kepungan agresi militer, blokade, dan penderitaan akibat genosida, rakyat Gaza, Palestina, justru menunjukkan teladan luar biasa. Mereka mengulurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
Pembina Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Ustaz Ferry Nur, menyatakan bahwa kepedulian ini membuktikan ikatan kemanusiaan yang kuat. "Rakyat Gaza Palestina, walaupun sedang menderita, masih memiliki kepedulian dan cinta kepada rakyat Indonesia," ujarnya.
Donasi Penuh Makna dari Abu Ahmad, Warga Gaza
Solidaritas itu diwujudkan secara nyata oleh seorang warga Gaza bernama Abu Ahmad. Ia tidak hanya mengirimkan doa, tetapi juga menyisihkan uang pribadinya sebesar 1.000 dolar AS atau setara Rp15 juta untuk membantu meringankan beban saudara-saudaranya di Sumatera.
Dengan penuh kerendahan hati, Abu Ahmad menyampaikan, "Mohon maaf, karena jumlah ini terlalu kecil menurut kemampuan saya."
Dalam pesannya yang diteruskan KISPA, Abu Ahmad juga berdoa, "Kami berdoa kepada Allah SWT agar mengampuni saudara-saudara kami di sana, melindungi mereka dari segala bahaya, dan menyembuhkan luka-luka mereka."
Teladan Kemanusiaan yang Menggugah Hati
Aksi ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kemanusiaan tidak dapat dibatasi oleh tembok, blokade, atau penderitaan. Di tengah keterbatasan ekstrem, warga Gaza masih memikirkan dan berbagi dengan korban bencana di Indonesia.
Kisah inspiratif ini diharapkan dapat membangkitkan semangat tolong-menolong yang lebih besar di kalangan bangsa Indonesia, baik untuk sesama korban bencana dalam negeri maupun untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Saluran Donasi untuk Bantu Rakyat Gaza
Bagi masyarakat Indonesia yang tergerak untuk membalas kebaikan dan membantu meringankan penderitaan rakyat Gaza, KISPA membuka saluran donasi resmi:
Infak Palestina Bank Muamalat Indonesia (Kode: 147)
No. Rekening: 3110004427
Atas Nama: Nurdin QQ.
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Sebut Ada 7 Bahasa Prioritas
Jokowi Sebut Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Sudah Sesuai Aturan dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Akar Kerusuhan Agustus 2025: Pengamat Sebut Stabilitas Bukan Hanya Soal Bayang-Bayang Jokowi
Wartawan Parlemen Kecam Benny Harman soal Ucapan Otak Kamu Ada Gak, Minta Maaf atau Dilaporkan ke MKD