PARADAPOS.COM - Suasana pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Novotel, Bandar Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026, mendadak hangat oleh candaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan peserta, Bahlil secara terbuka meminta izin untuk memanggil kepala negara dengan sebutan “Kakanda”. Permintaan yang dibalut humor ini sontak disambut riuh tepuk tangan dan tawa para hadirin yang memenuhi ruangan.
Bahlil, yang juga merupakan Ketua Umum HIPMI periode 2015-2019, menyampaikan permohonan tersebut langsung di hadapan Presiden Prabowo. “Kalau Bapak berkenan, saya izin, Bapak, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami juga ingin memanggil Kakanda Bapak Presiden Prabowo Subianto. Setuju nggak?” ucapnya dari atas panggung, disambut antusiasme para pengusaha muda yang hadir.
Momen ini bukan sekadar gurauan belaka. Menurut Bahlil, sapaan “kanda-dinda” sudah menjadi tradisi yang mengakar dalam kultur organisasi HIPMI. Ia menjelaskan bahwa panggilan tersebut diharapkan bisa mempererat hubungan emosional antara pengurus HIPMI dan Presiden. “Tadi kita ada aspirasi, Pak, katanya panggilan ‘kanda-dinda’ itu sebenarnya di Hipmi, Pak,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kedekatan ini penting agar berbagai gagasan dari organisasi bisa lebih mudah tersampaikan.
“Biar lebih dekat, Pak, supaya olahannya cepat masuk,” ungkap Bahlil, yang langsung memicu gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari para peserta yang memadati ruang sidang.
Agenda Besar di Balik Kehangatan
Di balik suasana santai dan penuh keakraban tersebut, Munas XVIII HIPMI tahun ini mengusung tema yang serius: “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional”. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 2.000 peserta dari seluruh Indonesia, menunjukkan besarnya antusiasme kalangan pengusaha muda terhadap arah organisasi ke depan.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan diskusi strategis, Munas kali ini memiliki agenda krusial, yakni pemilihan ketua umum baru untuk Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026-2029. Suksesi kepemimpinan ini akan menentukan arah organisasi dalam menjembatani kepentingan pengusaha muda dengan pemerintah pusat.
Empat Nama dalam Perebutan Kursi Ketua Umum
Persaingan memperebutkan kursi tertinggi di organisasi pengusaha muda ini cukup ketat. Empat kandidat telah mendaftar dan siap bertarung dalam pemilihan yang akan digelar selama Munas. Mereka adalah Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afi Kalla, dan Anthony Leong. Masing-masing kandidat diprediksi akan memaparkan visi dan misi mereka untuk membawa HIPMI ke level yang lebih tinggi, terutama dalam memperkuat peran pengusaha muda di tengah dinamika ekonomi nasional.
Artikel Terkait
Analisis Pengamat: Peluang Bahlil Maju di Pilpres 2029 Bergantung pada Keputusan Prabowo
Menkeu Serahkan Pengendalian Kuota BBM Subsidi ke Menteri ESDM Bahlil
Luhut Umumkan Bansos Diubah Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta per Orang, Gunakan AI dan Identitas Digital
Bahlil Dikabarkan Maju Pilpres 2029, Pengamat: Fokusnya Justru ke Pileg