PARADAPOS.COM - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataan yang disiarkan melalui kanal YouTube pribadinya pada Sabtu, 13 Juni 2025, Amien menilai Prabowo belum melakukan perubahan signifikan dari era pemerintahan sebelumnya. Ia bahkan menyebut Prabowo sebagai status quo defender yang justru merawat rantai kesinambungan kekuasaan Joko Widodo (Jokowi). Kritik ini mencakup tiga poin utama: struktur kekuasaan nasional yang tidak tersentuh, harapan rakyat yang belum terpenuhi, serta peringatan mengenai strategi politik Jokowi di masa depan.
Struktur Kekuasaan Nasional Tak Berubah
Amien Rais menyoroti bahwa warisan kekuasaan Presiden ke-7 Jokowi yang paling mencolok dan tak tersentuh oleh Prabowo adalah struktur kekuasaan nasional. Menurut pengamatannya, Prabowo tidak berani melakukan rotasi atau pergantian pada posisi-posisi kunci.
Ia secara spesifik menyebut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai dua figur yang masih bertahan. “Jika tidak berani mengubah substansi kekuasaannya, kita jangan berharap ada perubahan nasional sampai 2029,” ujarnya dengan nada tegas.
Harapan Rakyat yang Belum Terwujud
Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua MPR itu mengingatkan bahwa publik Indonesia menaruh harapan besar pada Prabowo. Masyarakat, kata Amien, menginginkan seorang presiden yang benar-benar membawa angin segar, bukan sekadar melanjutkan pola lama.
“Warisan Pak Kowi (Jokowi) itu sudah habis-habisan menghancurkan Indonesia, ya dari sisi hukum, politik,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa rakyat sudah lelah dengan kepemimpinan yang hanya mempertahankan status quo. Harapan akan perubahan nyata, menurut Amien, mulai memudar karena belum ada langkah konkret dari Prabowo untuk membongkar sistem yang diwariskan pendahulunya.
Peringatan Tiga Tahun dan Strategi Politik Jokowi
Amien Rais juga mengingatkan bahwa Prabowo masih memiliki waktu sekitar tiga tahun ke depan untuk membuktikan diri. Ia mendesak agar presiden segera mengambil langkah berani menjauhkan diri dari bayang-bayang pemerintahan Jokowi.
Lebih jauh, Amien meminta Prabowo untuk lebih jeli membaca strategi politik mantan Wali Kota Surakarta tersebut. “Pak Jokowi itu bukan guru Anda. Dia itu perusak dan sekarang masih berpikir keras untuk menelikung Anda. Masa, Anda tidak merasa?” ungkapnya dengan nada penuh peringatan.
Pernyataan ini menambah daftar panjang kritik terhadap pemerintahan Prabowo yang dinilai belum mampu keluar dari pakem rezim sebelumnya. Suasana politik nasional pun kembali memanas dengan munculnya pernyataan-pernyataan dari tokoh senior seperti Amien Rais.
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Sebut Ada 7 Bahasa Prioritas
Jokowi Sebut Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Sudah Sesuai Aturan dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Akar Kerusuhan Agustus 2025: Pengamat Sebut Stabilitas Bukan Hanya Soal Bayang-Bayang Jokowi
Wartawan Parlemen Kecam Benny Harman soal Ucapan Otak Kamu Ada Gak, Minta Maaf atau Dilaporkan ke MKD