Trump dan Xi Jinping di APEC 2025: Dampaknya bagi Indonesia dan Ekonomi Global

- Minggu, 02 November 2025 | 23:00 WIB
Trump dan Xi Jinping di APEC 2025: Dampaknya bagi Indonesia dan Ekonomi Global

Pertemuan Trump dan Xi Jinping di APEC 2025: Kunci Stabilitas Ekonomi Global

Pertemuan bilateral antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, menjadi momen penting yang berdampak signifikan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut positif pertemuan kedua pemimpin negara adidaya tersebut.

Suasana Positif Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa suasana pertemuan antara Trump dan Xi Jinping berlangsung positif. Hal ini disampaikannya langsung kepada media dalam sela-sela keikutsertaannya pada KTT APEC 2025.

Pentingnya Stabilitas Global bagi Ekonomi Dunia

Prabowo menekankan bahwa pertemuan ini sangat krusial bagi ketenangan dan stabilitas dunia. Ia menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian, ditandai dengan perang tarif, ketegangan geopolitik, dan berbagai konflik. Diplomasi yang meredakan ketegangan dan membangun kepercayaan antarnegara dinilai sebagai kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi global.

Arah Kebijakan Tarif Global Mulai Jelas

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pertemuan Trump-Xi menjadi titik awal bagi kejelasan arah kebijakan tarif global. Dinamika politik ekonomi dunia ini akan langsung berdampak pada stabilitas perdagangan di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia. Airlangga menegaskan bahwa koridor tarif mulai terlihat jelas pasca-pertemuan bersejarah ini.

KTT APEC 2025 dan Semangat Kerja Sama

Secara keseluruhan, Presiden Prabowo menilai suasana KTT APEC 2025 berlangsung konstruktif. Di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi, ia menegaskan kembali pentingnya kerja sama internasional dan ketenangan dunia untuk mendukung pemulihan ekonomi global yang berkelanjutan.

Lanjutan Negosiasi Tarif Dagang Indonesia-AS

Pasca pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa Indonesia akan melanjutkan negosiasi tarif dagang dengan pemerintahan Presiden Donald Trump. Kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya ditetapkan AS terhadap Indonesia akan kembali menjadi bahan pembahasan lebih lanjut antara kedua negara.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler