Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Tak Berspekulasi soal Kematian Pria yang Diduga Karumga di Kediamannya

- Senin, 27 Juli 2026 | 13:25 WIB
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Tak Berspekulasi soal Kematian Pria yang Diduga Karumga di Kediamannya
PARADAPOS.COM - Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memilih untuk tidak berspekulasi mengenai kematian Sutrimo, pria yang diduga bekerja sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) di kediaman kliennya. Peristiwa ini terjadi di Jakarta Selatan, dan hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Kuasa hukum menegaskan bahwa fokus mereka saat ini adalah pada perkara hukum utama yang dihadapi Febrie di Kejaksaan Agung.

Fokus pada Substansi Perkara

Febri Diansyah, kuasa hukum Febrie Adriansyah, menyatakan bahwa timnya tidak ingin terjebak dalam isu yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan bahwa prioritas mereka adalah menangani proses hukum yang sedang berjalan. "Kami fokus di substansi perkara. Saya juga tidak dapat informasi terkait hal itu. Yang saya baca di media kan sudah ditulis dan Polda juga sudah mulai lakukan penyelidikan," ujar Febri usai membesuk Febrie di Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin, 27 Juli 2026. Suasana di lokasi besuk tampak tenang, namun Febri mengakui bahwa isu ini cukup mengemuka di publik. Ia pun meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Menurutnya, proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang justru merugikan banyak pihak. "Agar isunya tidak campur aduk, lebih baik kita tunggu bersama informasi resmi dari Polda. Kami ini kan advokat untuk perkara di Kejaksaan Agung, jadi tidak mungkin bicara lebih jauh dari itu," tegasnya.

Penyelidikan Kematian Sutrimo

Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan tengah mengusut misteri kematian Sutrimo. Korban mulanya ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat tiba di RS Muhammadiyah Taman Puring. Penyidik terus mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi kunci. Mereka memeriksa rekam medis, menelusuri riwayat pemesanan ambulans, hingga memverifikasi latar belakang korban. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada detail yang terlewat dalam proses investigasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kematian Sutrimo. Publik pun masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar