Bahlil Lahadalia Penasaran dengan Pembuat Lagu Viral My Little Bolu Ketan, Berencana Undang Bertemu

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 04:25 WIB
Bahlil Lahadalia Penasaran dengan Pembuat Lagu Viral My Little Bolu Ketan, Berencana Undang Bertemu

PARADAPOS.COM - Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, angkat bicara soal lagu viral "My Little Bolu Ketan" yang menyematkan pujian "MBG Mas Bahlil ganteng". Dalam pernyataannya, ia mengaku penasaran dengan sosok di balik kreasi tersebut dan berencana mengundangnya untuk bertemu langsung. Fenomena ini bermula dari unggahan akun Instagram @raffinagita1717 pada Sabtu (30/5/2026), saat Bahlil tengah menjalani ibadah umrah.

Suasana santai mewarnai pengakuan Bahlil soal lagu yang mendadak populer itu. Ia bahkan menceritakan bagaimana keluarganya ikut meledeknya setelah lagu tersebut menyebar luas di media sosial.

Keluarga Ikut Bercanda

Bahlil mengisahkan momen kocak saat dirinya tengah beribadah umrah. "Saya lagi ibadah umrah, pagi-pagi bangun, anak saya saja ketawain saya, 'Bapak MBG'," katanya saat berbincang dengan Raffi Ahmad. Ia mengaku tidak menyangka lagu tersebut bisa menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.

Rasa penasarannya pun muncul begitu mendengar lagu itu. "Saya sendiri enggak tahu dan itu alami sekali. Saya sendiri penasaran ini siapa yang buat. Jadi kalau boleh, Fi, (Raffi) bisa temukan, saya pengen sekali ketemu, Fi," ujarnya.

Bahlil bahkan sudah menyiapkan rencana pertemuan dengan pencipta lagu tersebut. "Adinda, saya akan minta tolong untuk saya mengundang, kalau yang bersangkutan berkenan, saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan, karena penasaran juga saya," ungkapnya.

Menghargai Kreativitas Anak Muda

Meski menjadi objek candaan di dunia maya, Bahlil mengaku tetap menghormati proses kreatif yang dilakukan generasi muda. "Tetapi saya menghargailah kreativitas orang-orang ya, anak-anak muda sekarang itu," ucapnya.

Namun, ia juga memberikan catatan penting terkait kebebasan berekspresi di era digital. "Teman-teman ya, cuma satu saja saran saya, di era demokrasi, socmed ini penting, namun kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh jangan sampai masuk di SARA, karena apa? Itu akan memicu soliditas kita sesama anak bangsa," tuturnya.

Menurut Bahlil, kreativitas masyarakat perlu diapresiasi selama tidak keluar dari koridor yang positif. "Jadi kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar," katanya.

Risiko Pejabat Publik

Sebagai pejabat publik, Bahlil mengaku sudah memahami konsekuensi dari posisinya. "Ya risiko pejabat publik harus menerima semuanya," ujarnya. Ia menyadari bahwa menjadi perhatian masyarakat, termasuk menjadi bahan konten kreatif, adalah hal yang wajar.

Lagu "MBG Mas Bahlil Ganteng" sendiri viral setelah banyak netizen menggunakannya sebagai latar unggahan mereka. Berikut penggalan lirik yang menjadi perbincangan:

MBG, Mas Bahlil ganteng
Buah apa yang paling manis?
Buahlil
Tambah ganteng aja
My little bolu ketan

Menariknya, lagu tersebut diduga bukan diciptakan oleh komposer profesional, melainkan melalui teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal ini menambah keunikan dari fenomena viral yang menyita perhatian publik tersebut.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar