PARADAPOS.COM - Gelombang mutasi internal mengguncang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) setelah beredarnya kabar rencana perjalanan dinas Menteri PU Dody Hanggodo ke New York bersama istri dan anak, yang akhirnya dibatalkan. Peristiwa ini memicu perdebatan publik dan berujung pada pemindahan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) senior di kementerian tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa para pegawai yang dimutasi diduga merupakan pihak-pihak yang vokal menyuarakan dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas.
Kabar mutasi ini mencuat di media sosial beberapa hari setelah dokumen perjalanan dinas Menteri Dody ke Amerika Serikat bocor ke publik. Yang menarik perhatian, jadwal keberangkatan tersebut bertepatan dengan babak final Piala Dunia 2026. Meskipun sang menteri kemudian membatalkan rencananya, dampak dari kebocoran informasi itu terus bergulir hingga ke lingkup internal kementerian.
Berbeda dengan rotasi pegawai pada umumnya, individu yang dipindahkan kali ini bukanlah staf baru atau pegawai level bawah. Mereka adalah jajaran staf senior yang telah mengabdi lebih dari satu dekade. Pemindahan mereka ke daerah terpencil atau wilayah pinggiran memicu spekulasi bahwa langkah ini merupakan respons langsung terhadap kasus yang tengah viral.
Daftar Pejabat ASN yang Dimutasi
Berdasarkan unggahan yang ramai dibagikan di platform X dan grup WhatsApp, setidaknya ada empat nama pejabat yang disebut-sebut terkena dampak mutasi. Keempatnya memiliki rekam jejak panjang di Kementerian PU.
Tegar Rizkiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tim Administrasi Kerja Sama Internasional, harus menerima kenyataan pahit. Ia telah mengabdi selama 15 tahun di institusi tersebut. Tak jauh berbeda, Indri Damayanti, seorang Pejabat Humas Pemerintah Madya dengan masa kerja 15 tahun, juga masuk dalam daftar mutasi.
Selanjutnya, ada Listya Adi A., seorang pejabat Humas yang hampir genap 17 tahun mengabdi. Sementara itu, Indra Daswandi, yang berperan sebagai Ahli Strategi Hubungan Masyarakat dan Media Sosial dengan pengalaman 11 tahun, juga harus bersiap menempati pos baru di daerah.
Perlu dicatat, informasi ini baru sebatas kabar yang beredar di media sosial. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kementerian PU terkait kebenaran daftar mutasi tersebut.
Pernyataan Menteri Dody Hanggodo
Sehari sebelum kabar mutasi ini merebak, Menteri Dody Hanggodo sempat angkat bicara mengenai rencana perjalanannya. Ia membantah akan tetap berangkat ke Amerika Serikat.
"Batal-batal. Kalau ke Amerika batal," ujar Dody kepada wartawan usai meninjau Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh, Rabu, 8 Juli 2026. Jembatan tersebut sebelumnya diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat.
Dalam kesempatan yang sama, menteri yang akrab disapa Dody ini mengaku sudah beberapa kali mengunjungi Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa kali ini ia lebih memilih untuk berkunjung ke Gayo, Aceh, untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur di daerah tersebut. Suasana di lokasi peninjauan tampak sederhana, dengan Dody berbaur bersama warga yang antusias menyambut kedatangannya.
Artikel Terkait
Video Wanita Berhijab Makan Durian Viral, Publik Berburu Identitas dan Akun Asli
Pengamat: Prabowo Hadapi Tantangan Berat Berantas Korupsi Jika Pejabat Tak Berintegritas
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus Demi Jaga Netralitas Hukum, Dua Nama Kandidat Pengganti Muncul
Pemesanan Jetour T1 Tembus 800 SPK, Varian Hybrid Dominasi Minat Konsumen