PARADAPOS.COM - Ledakan keras mengguncang Komplek Grand Polonia Medan, tepatnya di Jalan Perhubungan, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, pada Senin (20/7/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini diduga dipicu oleh kebocoran pipa gas bawah tanah yang mengakibatkan sebuah rumah mewah berlantai tiga hancur total dan runtuh ke badan jalan. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, yang langsung turun ke lokasi, menyatakan bahwa penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun indikasi awal mengarah pada kebocoran jaringan pipa gas.
Investigasi Awal dan Temuan di Lapangan
Begitu tiba di tempat kejadian, tim kepolisian dan pemadam kebakaran Kota Medan langsung bergerak cepat. Dari hasil investigasi sementara, petugas menemukan tanda-tanda kebocoran dari pipa gas tanam yang berada di bawah tanah. Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memberikan keterangan pers di tengah puing-puing bangunan yang masih berasap.
“Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB. Dari hasil investigasi awal yang masih berlangsung ditemukan adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah,” ujarnya di lokasi kejadian.
Dampak Ledakan: Bangunan Runtuh dan Mobil Tertimpa
Kekuatan ledakan tersebut sangat dahsyat. Seluruh struktur bangunan rumah mewah itu ambruk, dengan rangka atap yang miring dan balkon besar yang roboh. Reruntuhan balkon tersebut langsung menghantam tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah. Di sekitar lokasi, pecahan kaca dan serpihan tembok berserakan, bahkan sampai mengenai rumah-rumah tetangga di komplek perumahan tersebut.
Kepanikan Warga dan Evakuasi Korban
Suara dentuman keras membuat warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah berhamburan keluar. Mereka mencari sumber suara dan mendapati pemandangan mengerikan: salah satu rumah mewah di komplek tersebut sudah rusak parah. Suasana makin mencekam ketika seorang wanita terlihat menangis histeris di lokasi. Ia berteriak memanggil ibunya yang diduga masih berada di dalam rumah yang sudah roboh di bagian lantai dua. Petugas kepolisian dengan sigap melarangnya masuk, mengingat bangunan yang tersisa masih sangat rapuh dan bisa runtuh sewaktu-waktu.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari petugas di lapangan, setidaknya ada empat orang yang dilaporkan terjebak di dalam reruntuhan. Sementara itu, enam orang lainnya mengalami luka-luka cukup parah akibat terkena serpihan ledakan dan reruntuhan bangunan. Proses evakuasi masih terus dilakukan hingga malam hari, dengan tim penyelamat berhati-hati memindahkan puing-puing untuk mencari korban yang mungkin masih tertimbun.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Gus Miftah Kaget Namanya Disebut Terima Rp100 Juta dari Proyek Kereta Api, Siap Kembalikan Uang
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dilaporkan Hilang Usai Diduga Diculik saat Acara Keluarga di Jakarta Pusat
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan terhadap Wartawan
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghinaan Wartawan, Permintaan Maaf Tak Hentikan Proses Hukum