Prajurit TNI Ditemukan Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Empat Orang Ditangkap

- Selasa, 21 Juli 2026 | 17:25 WIB
Prajurit TNI Ditemukan Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Empat Orang Ditangkap
PARADAPOS.COM - Seorang prajurit TNI Angkatan Darat, Prada Arif Budi Sampurna, ditemukan tewas secara tragis di pinggir Jalan Cluster Turquoise, Pondok Hijau Golf Summarecon, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui menderita tidak kurang dari sepuluh luka tusuk yang tersebar di bagian depan dan belakang tubuhnya. Peristiwa ini terjadi pada Minggu dini hari, sekitar pukul 05.45 WIB, dan kini telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan.

Kronologi Penemuan dan Kondisi Korban

Penemuan jasad Prada Arif bermula ketika warga setempat melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan tanpa gerakan. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil investigasi di lapangan, polisi menyimpulkan bahwa korban menjadi sasaran kekerasan menggunakan benda tajam. Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, memberikan keterangan detail mengenai kondisi korban. “Dari hasil pemeriksaan, luka korban ada di depan lima tusukan dan di belakang lima tusukan,” jelasnya pada Selasa (21/7/2026). Temuan ini mengindikasikan serangan yang sangat brutal dan sistematis.

Barang Hilang dan Penyerahan Jenazah

Setelah proses identifikasi dan visum selesai, jenazah Prada Arif langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dalam proses penyelidikan, polisi sempat mendapati bahwa ponsel milik korban tidak berada di tempatnya saat pertama kali ditemukan. Namun, barang bukti tersebut akhirnya berhasil ditemukan kembali. “Pada saat di lokasi, kami hanya menemukan identitas, kemudian untuk beberapa barang yang hilang berupa handphone sudah kami temukan juga di tempat yang lain,” ungkap AKP Wira Graha Setiawan.

Penangkapan Para Terduga Pelaku

Proses penyelidikan berjalan dengan cepat. Berbekal hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi orang-orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, tim gabungan berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku. Mereka ditangkap di beberapa lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara, menunjukkan bahwa para pelaku mungkin masih berada di sekitar area tersebut saat penyelidikan berlangsung.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar