Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra melahirkan keputusan fenomenal dengan kembali mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.
Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno, keputusan ini menegaskan dominasi Prabowo dalam dinamika politik partai dan kemungkinan besar juga dalam peta politik nasional ke depan.
"Keputusan ini tidak bisa dilepaskan sebagai bentuk apresiasi kepada Prabowo yang memang sejak awal bukan hanya sebatas ketua umum tapi juga sebagai pendiri partai yang sampai hari ini mengantarkan Gerindra sebagai partai pemenang Pilpres 2024," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 16 Februari 2025.
Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga menggarisbawahi,
pencalonan kembali Prabowo sebagai capres 2029 pasti sudah melewati perhitungan matang.
Sejarah politik Indonesia menunjukkan bahwa presiden petahana yang maju untuk periode kedua memiliki peluang besar untuk menang. Hal ini terbukti dari kemenangan telak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2009 dan Joko Widodo pada Pilpres 2019.
"Posisi Prabowo Subianto sebagai presiden, pastinya popularitas dan elektabilitasnya nyaris tanpa lawan tanding," sambung Adi Prayitno.
Keputusan KLB Gerindra ini menandai langkah awal dalam perjalanan panjang menuju 2029. Dalam beberapa tahun ke depan, bagaimana Prabowo menjalankan pemerintahan akan menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilannya di pemilu berikutnya.
Sumber: rmol
Foto: Presiden Prabowo Subianto/Ist
Artikel Terkait
Menjual Barang Bekas yang Menumpuk: Hambatan Menulis Listing dan Solusi yang Mengubah Waktu 20 Menit Jadi 3 Menit
Dokter Tifa Bantah Lari dari Kasus Ijazah Jokowi, Siap Buktikan Temuannya di Sidang Praperadilan 12 Agustus
Pemerintah Tanggung Utang Rp240 Triliun Koperasi Desa Merah Putih, Cicilan Berjalan Enam Tahun
KKI Identifikasi 10 Tenaga Kesehatan Berkomentar Sinis ke Pasien BPJS, Terancam Sanksi Pencabutan STR