PARADAPOS.COM - Momen tak terduga terjadi saat Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau korban banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi.
Kejadian itu viral di media sosial setelah seorang ibu dengan lantang menolak bantuan yang ditawarkan Gibran.
Pada Rabu (5/3), Wapres Gibran blusukan langsung ke lokasi banjir untuk melihat kondisi warga dan dampak kerusakan akibat bencana yang melumpuhkan wilayah Bekasi. Saat berkeliling, dia dihampiri seorang ibu yang mengeluhkan rumahnya yang terendam serta mesin pompa air yang rusak.
Menanggapi itu, Gibran mempersilakan ibu-ibu tersebut untuk membersihkan rumahnya yang masih berlumpur. Dia pun meminta agar sang ibu ke tenda pengungsian yang berada di kantor BNPB Jatiasih, tepat di depan kompleks.
"Ibu bersih-bersih dulu ya. Nanti ada apa-apa ke pengungsian ya. Ada obat-obatan, ada kasur, ya," ucap Gibran.
Ibu-ibu berkerudung itu pun mengaku tidak dikasih.
"Gak dikasih," sahut ibu-ibu itu.
"Dikasih bu," balas Wapres Gibran.
Sambil berjalan meninggalkan Gibran, dia dengan lantang mengatakan malas untuk menerima bantuan itu.
"Males," katanya
Ekspresi Gibran pun langsung berubah kecut mendengar jawaban tersebut sebelum dia kembali melanjutkan kunjungannya.
Momen tersebut langsung mendapat berbagai komentar dari masyarakat. Ada yang menilai kunjungan yang dilakukan Gibran hanyalah pencitraan.
"Menurut saya selevel wapres tak perlu blusukan ke daerah terdampak banjir. Yang dibutuhkan warga terdampak adalah kerja nyata dari pemerintah shg bencana banjir tidak terulang lagi di masa mendatang," tulis akun @SuryantoAn*****.
"Minimal kalau kunjungan itu bawa catatan biar tau masalah warga, biar bisa memetakan persoalannya. Lah ini planga plongo doang buat pencitraan hedehh," ucap @TOPH****
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Kejati Riau Geledah Kantor Disdik untuk Usut Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
Kuasa Hukum Jokowi Akan Laporkan Putusan Sela Perkara dr Tifa ke Klien
Kritik Mengalir, Kepala BGN Baru Sebut Program MBG Bak Pacman Serap Hasil Pertanian
Bobby Nasution Tinggalkan Rapat Paripurna DPRD Sumut Tanpa Izin, Dinilai Lecehkan Lembaga Perwakilan Rakyat