Partai Perindo akan membahas dan mendorong Revisi Undang-Undang Pemilu dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Syukuran HUT ke-11 yang digelar di Discovery Hotel Ancol, Jakarta Utara. Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menyatakan forum ini bertujuan mencermati dinamika politik terkini, khususnya yang berkaitan dengan RUU Pemilu.
Perindo telah menginisiasi pembentukan sekretaris bersama partai non-parlemen sebagai bentuk komitmen terhadap proses kepemiluan yang melibatkan seluruh masyarakat. Ferry menegaskan pentingnya momentum ini tidak disia-siakan dalam perbaikan sistem pemilu Indonesia.
Partai Perindo mendorong pemerintah dan DPR untuk segera merevisi undang-undang pemilu. Rumusan dorongan ini akan dibahas secara mendalam dalam Rakernas Partai Perindo sebagai agenda prioritas.
Salah satu poin substansial yang akan didorong dalam RUU Pemilu adalah perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen. Menurut Ferry, ambang batas ini menyebabkan banyak suara rakyat tidak terkonversi menjadi kursi parlemen.
"Terdapat 17,3 juta suara yang tidak terabaikan karena aturan threshold. Tanpa PT, PPP bisa dapat 12 kursi, PSI 5 kursi, dan Perindo 1 kursi. Total 15 juta suara rakyat tersia-siakan," jelas Ferry.
Rakernas dan HUT ke-11 Partai Perindo mengusung tema "Energi Baru Indonesia, Pemimpin Berintegritas, Kebijakan Berkualitas, Rakyat Naik Kelas." Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas kader, memperluas program ekonomi kerakyatan, dan menegaskan peran Partai Perindo sebagai motor perubahan politik yang berpihak pada rakyat.
Forum ini juga menjadi momentum bagi Partai Perindo untuk merespons turunnya kepercayaan publik pada partai politik dan memperbaiki institusi politik Indonesia. Partai Perindo menegaskan politik sebagai jalan pengabdian untuk menghadirkan kesejahteraan bagi bangsa.
Artikel Terkait
Trump Ancam Terapkan Tarif di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Tak Tercapai dalam 60 Hari
Pemprov DKI Resmikan Stasiun KRL JIS 22 Juni 2026, Bertepatan HUT ke-499 Jakarta
Warga Suriah Selatan Protes ke PBB, Tuntut Nasib 47 Kerabat yang Diduga Ditahan Israel
Demokrat Desak PDIP Perjelas Sikap Politik: Oposisi atau Pendukung Pemerintahan Prabowo?