PARADAPOS.COM - Sebanyak 10 peserta pendidikan (serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Lemdiklat Polri Angkatan 66 melaksanakan kegiatan Aktualisasi Kepemimpinan di Polres Tangerang Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada 12-13 Februari 2026 ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis langsung di lapangan, membekali para calon perwira dengan kompetensi manajerial guna menjawab tantangan tugas kepolisian yang dinamis.
Membangun Kompetensi Melalui Pengalaman Langsung
Menurut Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jamalolo, program ini merupakan bagian integral dari pelatihan vokasi berbentuk magang. Tujuannya jelas: memberikan wawasan dan keterampilan praktis terkait tugas riil di satuan kewilayahan. Para serdik tidak hanya mengamati, tetapi terlibat langsung dalam beragam kegiatan operasional dan manajerial di bawah kendali Polres Tangsel.
Melalui keterlibatan itu, diharapkan mereka dapat memahami secara lebih mendalam strategi pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, hingga proses pengambilan keputusan yang tepat dan terukur di tengah masyarakat.
Menjawab Kompleksitas Tantangan Kepolisian Modern
AKBP Boy Jamalolo menekankan bahwa dinamika ancaman dan gangguan kamtibmas terus berkembang. Karena itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang untuk mengasah kemampuan analisis dan pemecahan masalah para calon pemimpin tersebut.
“Aktualisasi kepemimpinan ini dirancang untuk membekali para Serdik dengan kompetensi manajerial dan kepemimpinan pada level menengah, sehingga mampu menjawab dinamika serta tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks,” jelasnya.
Dia menambahkan, kesiapan konseptual harus diimbangi dengan pengalaman lapangan yang memadai. Hal ini menjadi kunci agar para perwira nantinya dapat mengambil keputusan yang responsif dan kontekstual.
Komitmen dari Tingkat Pimpinan Peserta
Kegiatan ini diikuti secara aktif oleh seluruh peserta, termasuk Serdik Ardyan Yudo Setyantono yang menjabat sebagai Ketua Senat (KASENAT) pada angkatan tersebut. Keikutsertaannya mencerminkan komitmen kolektif untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian masyarakat—nilai-nilai yang menjadi fondasi transformasi menuju Polri yang Presisi.
Kapolres menutup penjelasannya dengan menyoroti tujuan jangka panjang dari program semacam ini. “Kegiatan aktualisasi ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mencetak pemimpin Polri yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan,” ungkapnya.
Dengan demikian, kegiatan di Tangerang Selatan ini bukan sekadar memenuhi kurikulum, tetapi merupakan investasi strategis dalam menyiapkan kader pimpinan Polri yang tangguh dan memahami denyut nadi tugas kepolisian di tingkat paling dasar.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Siapkan Pendampingan Hukum untuk Betrand Peto jika Terbukti Dilaporkan Sarwendah
Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Resmi Berakhir Usai Portugal Tumbang dari Spanyol di Babak 16 Besar
Kapolda Riau Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Kado Hari Bhayangkara ke-80
Direktur ABC Riset: Kemenangan Praperadilan Roy Suryo Cerminkan Keanehan Proses Hukum Kasus Ijazah Presiden