PARADAPOS.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau warga Jabar yang sedang berada di kawasan Timur Tengah untuk segera menghubungi hotline darurat yang disediakan pemerintah daerah. Imbauan ini disampaikan menyusul eskalasi konflik bersenjata yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, guna memastikan keselamatan dan keamanan warga.
Layanan Hotline 24 Jam untuk Warga Jabar di Luar Negeri
Dalam situasi yang dinamis dan penuh ketidakpastian di Timur Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka akses komunikasi selama 24 jam penuh. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dan perlindungan terhadap warga asal Jawa Barat yang mungkin menghadapi kesulitan di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.
Melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Rabu (4/3/2026), Gubernur Dedi Mulyadi secara langsung menyampaikan pesan kepada para perantau.
"Saudara-saudara saya yang berada di kawasan Timur Tengah yang berasal dari Jawa Barat yang hari ini dilanda konflik bersenjata, saya sampaikan apabila ada kesulitan yang dihadapi silakan hubungi hotline Jabar," tuturnya.
Respons Cepat Pemerintah Daerah
Pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada warganya, bahkan yang berada di luar wilayah yurisdiksi Indonesia. Pendirian hotline khusus merupakan respons cepat yang diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi vital, memudahkan koordinasi evakuasi atau pemberian bantuan pertama jika diperlukan.
Meski tidak merinci jumlah warga Jabar yang saat ini berada di zona konflik, langkah proaktif ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat. Di tengah laporan-laporan media mengenai meningkatnya ketegangan militer, adanya saluran komunikasi resmi yang mudah diakses dapat meredakan kecemasan keluarga di tanah air dan memberikan rasa aman bagi warga yang terdampak.
Artikel Terkait
Program Beasiswa OSC Capai 11 Tahun, Salurkan 4.000 Beasiswa dan Lahirkan Ribuan Alumni
Kontingen Indonesia Berangkat ke Asian Beach Games 2026 dengan 22 Atlet
Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple, John Ternus Siap Gantikan Posisi
Tim Gabungan Selesaikan Pengamanan Barang Bukti Jatuhnya Helikopter di Sekadau