PARADAPOS.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak semua pihak terkait untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan guru honorer, terutama mereka yang telah mengabdi puluhan tahun namun masih menerima upah minim. Pernyataan ini disampaikannya melalui keterangan tertulis pada Senin, 13 April 2026, menyoroti kondisi sulit yang dialami banyak pendidik di lapangan.
Nasib Guru Honorer Lansia Jadi Sorotan
Dalam pernyataannya, Puan secara khusus menyoroti nasib guru honorer yang telah berusia lanjut. Ia menggambarkan situasi yang ironis, di mana dedikasi panjang justru belum berbanding lurus dengan kepastian hidup yang layak.
"Hari ini, kita masih sering menemukan adanya guru honorer lanjut usia, yang bahkan hingga hampir pensiun masih mendapat upah yang jauh di bawah standar," tuturnya.
Pengabdian Panjang Harus Diimbangi Penghargaan Nyata
Puan menegaskan bahwa cara sebuah negara memperlakukan para pendidiknya, khususnya yang bekerja dengan setia dalam kesunyian, mencerminkan kualitas bangsa tersebut. Ia melihat celah besar dalam sistem pendidikan nasional antara kebutuhan akan pengabdian dan kecepatan pemberian kepastian status bagi para guru.
"Kualitas sebuah Negara sering kali terlihat dari bagaimana Negara memperlakukannya mereka yang bekerja paling lama dalam kesunyian," ujar Puan.
Menurutnya, fenomena guru honorer lanjut usia dengan upah minim di berbagai daerah menunjukkan bahwa masalah ini masih membutuhkan perhatian dan penyelesaian yang serius.
Apresiasi dan Desakan Percepatan Skema PPPK
Di sisi lain, mantan Menko PMK itu mengapresiasi langkah pemerintah yang membuka ruang pengangkatan melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, ia menilai langkah tersebut perlu dipercepat agar lebih banyak guru yang segera merasakan manfaatnya. Puan berharap masa pengabdian yang panjang dijadikan bobot utama dalam setiap pengambilan kebijakan terkait.
"Pengabdian panjang seharusnya tidak hanya dihargai sebagai loyalitas moral, tetapi juga diterjemahkan dalam prioritas penyelesaian yang jelas," tegasnya.
Kesejahteraan Guru Fondasi Mutu Pendidikan
Puan juga menekankan hubungan erat antara kesejahteraan guru dan mutu pendidikan secara keseluruhan. Ia berargumen bahwa mustahil membangun pendidikan berkualitas tanpa memastikan kesejahteraan para pendidik yang menjadi fondasinya.
"Maka diharapkan agar peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer, khususnya yang telah lama mengabdi bahkan hingga puluhan tahun, harus dipercepat untuk diselesaikan," pungkas Puan.
Artikel Terkait
Buron 6 Bulan, Kurir 58 Kg Sabu Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Riau
Petugas PPSU Tewas Tertabrak Mobil Saat Menyapu Jalan di Pejaten Barat
Negosiasi AS-Iran Gagal, Trump Ancam Blokade Selat Hormuz
Cedera Achilles Paksa Hugo Ekitike Absen Hingga Akhir Musim dan Gagal Tampil di Piala Dunia