Harga Bawang dan Cabai Meroket, BI Catat Gejolak Pangan 22 April 2026

- Rabu, 22 April 2026 | 03:50 WIB
Harga Bawang dan Cabai Meroket, BI Catat Gejolak Pangan 22 April 2026

PARADAPOS.COM - Harga sejumlah komoditas pangan pokok kembali menunjukkan tren kenaikan pada Rabu, 22 April 2026. Data real-time dari Bank Indonesia mencatat lonjakan harga yang cukup signifikan, terutama pada kelompok bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai, serta minyak goreng. Sementara itu, harga beras bergerak beragam, dan beberapa komoditas protein hewani justru mengalami penurunan.

Lonjakan Signifikan pada Bawang dan Cabai

Kenaikan paling mencolok tercatat pada kelompok bumbu dasar. Harga bawang merah ukuran sedang meroket 16,43 persen menjadi Rp54.200 per kilogram. Tidak jauh berbeda, bawang putih ukuran sedang juga naik 12,39 persen ke level Rp44.900 per kilogram. Kondisi ini tentu menjadi perhatian bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.

Kelompok cabai juga menunjukkan gejolak yang beragam. Cabai merah keriting mengalami lonjakan tertinggi, naik 21,86 persen menjadi Rp54.900 per kilogram. Diikuti cabai merah besar yang naik 9,71 persen ke Rp50.300 per kilogram. Namun, tidak semua jenis cabai mengikuti tren naik. Cabai rawit hijau justru tercatat turun cukup dalam, 11,46 persen menjadi Rp44.800 per kilogram.

Beras Naik Turun, Minyak Goreng Melonjak

Pada komoditas beras, pergerakan harga tidak seragam. Beras kualitas bawah II naik 4,12 persen menjadi Rp15.150 per kilogram, sementara beras kualitas super I justru turun 1,44 persen ke Rp17.100 per kilogram. Variasi ini mengindikasikan dinamika pasokan dan permintaan yang berbeda untuk setiap kualitas.

Sementara itu, minyak goreng menunjukkan tren kenaikan yang solid. Minyak goreng kemasan bermerek 1 melonjak 6,62 persen menjadi Rp24.950 per kilogram. Minyak goreng curah dan kemasan bermerek 2 juga ikut naik masing-masing 3,46 persen dan 3,56 persen. Kenaikan ini menambah beban harga di dapur masyarakat.

Protein Hewani dan Komoditas Lainnya

Berbeda dengan kelompok bumbu dan minyak, harga beberapa protein hewani justru mengalami koreksi. Daging sapi kualitas 1 turun 4,26 persen menjadi Rp141.500 per kilogram. Daging ayam ras segar juga turun 2,94 persen ke Rp39.650 per kilogram. Penurunan ini bisa menjadi angin segar di tengah kenaikan komoditas lainnya.

Namun, telur ayam ras segar justru bergerak ke arah berlawanan, dengan kenaikan cukup tajam sebesar 11,73 persen menjadi Rp36.200 per kilogram. Untuk komoditas gula, kenaikan terbatas di bawah 2 persen, dengan gula pasir premium dijual Rp20.450 per kilogram.

Pergerakan harga harian ini menggambarkan kompleksitas rantai pasok pangan nasional. Fluktuasi yang terjadi pada Rabu ini perlu dipantau lebih lanjut untuk memahami apakah ini merupakan tren jangka pendek atau akan berlanjut, terutama untuk komoditas yang mengalami lonjakan signifikan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar