PARADAPOS.COM - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menginstruksikan seluruh sentra dan balai di bawah Kementerian Sosial untuk memperbanyak kegiatan yang berfokus pada pemakmuran serta pemberdayaan penerima manfaat. Arahan ini disampaikan saat ia meninjau langsung layanan di Sentra Wyata Guna Bandung pada Jumat (24/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Agus Jabo menekankan pentingnya mengubah sentra menjadi pusat kegiatan produktif yang melibatkan penerima manfaat, bukan sekadar tempat rehabilitasi sosial.
Dialog Langsung dengan Penerima Manfaat
Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.47 WIB, Agus Jabo memulai kunjungannya dengan berdialog bersama siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 9 Bandung yang berada di lingkungan sentra tersebut. Suasana tampak hangat ketika ia berkeliling dan menyapa para penerima manfaat yang tengah beraktivitas.
Selanjutnya, ia meninjau sejumlah kegiatan kewirausahaan yang dijalankan penerima manfaat. Mulai dari produksi kue, agrowisata, peternakan ayam, hingga pembuatan batik ciprat. Kegiatan tersebut melibatkan penerima manfaat residensial maupun peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah jangkauan Sentra Wyata Guna.
Kisah Anisa dan Usaha Kue Keringnya
Dalam kesempatan itu, Agus Jabo juga berbincang dengan salah satu penerima manfaat, Anisa, yang menjalankan usaha kue kering.
"Jadi per bulannya kamu dapat penghasilan berapa?" tanya Agus Jabo kepada Anisa.
"Kurang lebih Rp 8 juta pak," jawab Anisa.
Agus Jabo menegaskan bahwa kegiatan produktif yang memberikan dampak sosial dan ekonomi seperti yang dijalankan Anisa perlu terus diperkuat dan dikembangkan. Tujuannya agar semakin banyak penerima manfaat yang mandiri serta dapat tergraduasi dari bantuan sosial.
"Nah itu yang dinamakan memakmurkan, disitu memakmurkan Sentra, memakmurkan penerima manfaat, yang memang selama ini membutuhkan, supaya mereka bisa punya keterampilan, kemudian bisa berdaya dan mandiri," imbuhnya.
Harapan untuk 31 Sentra di Seluruh Indonesia
Agus Jabo juga menyampaikan harapannya agar aktivitas di sentra tidak hanya berfokus pada rehabilitasi sosial, tetapi turut mendorong peningkatan pendapatan melalui program pemberdayaan.
"Jadi, ini akan melibatkan para penerima manfaat yang selama ini masuk ke DTSEN di sekitar Bandung ini, yang kira-kira nanti akan kita graduasi, nanti akan kita libatkan di sini, di samping PM (residensial) yang sudah ada di dalam Sentra itu sendiri," jelasnya.
Ia menambahkan, "Kita berharap nanti lewat Dirjen Rehsos, seluruh Sentra yang ada di Indonesia, kita memiliki 31 itu, nanti ada kegiatan-kegiatan memakmurkan Sentra dengan usaha-usaha yang melibatkan para penerima manfaat."
Penutup Kunjungan yang Simbolis
Menutup kunjungan, Agus Jabo secara simbolis menanam pohon kelengkeng sebagai bagian dari pengembangan agrowisata di Sentra Wyata Guna.
"Ini adalah awalan dan kita berharap semua sentra yang ada di Indonesia di bawah Kemensos bisa memulai kegiatan memakmurkan Sentra," pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo, Kepala Sentra Wyata Guna Bandung Feri Afrianto, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Temukan Obor dan Botol Bensin di Lokasi Pembakaran Mobil Kades Purwasaba Banjarnegara
Wanita Misterius Lompat ke Jurang di Bogor Usai Cekcok, Tim SAR Hentikan Pencarian
Gubernur Jabar Akan Temui Menteri PANRB Cari Celah Hukum Cairkan Gaji 3.823 Honorer
Bareskrim Tetapkan Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri