Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Setujui Pembangunan Flyover

- Selasa, 28 April 2026 | 20:50 WIB
Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Setujui Pembangunan Flyover
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri menjenguk langsung para korban tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4). Kunjungan tersebut dilakukan sebelum ia bertolak ke Cilacap, Jawa Tengah, untuk menjalani agenda kunjungan kerja. Dalam kesempatan itu, Prabowo memastikan seluruh korban mendapat perawatan dan kompensasi, serta menyetujui pembangunan flyover untuk menggantikan perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.

Menjenguk Korban Sebelum Bertolak ke Cilacap

Suasana di RSUD Kota Bekasi tampak sibuk ketika Presiden tiba pada siang hari. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan prioritas utama Prabowo sebelum menjalani agenda kenegaraan lainnya. "Tentu pertama-tama kita semua menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas kejadian tadi malam, kecelakaan kereta Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur. Pagi ini Bapak Presiden menyempatkan diri menjenguk para korban di RSUD Bekasi sebelum bertolak ke luar kota untuk melaksanakan beberapa agenda kunjungan kerja," jelas Pras kepada wartawan. Selain menemui korban, Prabowo juga berdialog dengan pihak rumah sakit. Ia mendengarkan langsung masukan dari kepala rumah sakit terkait penanganan pasien dan kebutuhan peralatan medis. "Beliau juga menyempatkan diri berdiskusi dan mendengar masukan dari kepala rumah sakit terkait penanganan korban serta kebutuhan peralatan di rumah sakit," lanjutnya.

Kompensasi dan Perawatan Dipastikan untuk Semua Korban

Di tengah ruang perawatan, Prabowo berbincang ringan dengan sejumlah pasien yang masih menjalani observasi. Ia menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap korban mendapatkan haknya. "Sebagian sudah ada yang pulang, kalau nggak salah masih sekitar total 60 (orang) ya... 54 (orang), dan hampir semuanya sudah ditangani dengan baik," ujar Prabowo saat ditemui di RSUD Kota Bekasi. Ia pun menegaskan bahwa pemberian kompensasi bagi para korban sudah menjadi kepastian. "Ya nanti ada semuanya ada kompensasinya. Ya, oke," tuturnya singkat.

1.800 Titik Perlintasan Sebidang di Jawa Disorot, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun

Usai menjenguk korban, Prabowo menyempatkan diri menyoroti persoalan infrastruktur perkeretaapian yang dinilai sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Ia menyebut angka yang cukup mencengangkan. "Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya. Sudah berapa puluh tahun," ungkapnya. Pemerintah, menurut Prabowo, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 triliun untuk proyek perbaikan perlintasan kereta api di Pulau Jawa. "Ya nanti pelaksanaannya kita tunjuk. Kita perhitungkan sekitar hampir Rp 4 T ya, 4 triliun ya. Demi keselamatan," ucapnya.

Flyover Segera Dibangun di Bekasi Atas Persetujuan Presiden

Sorotan tajam juga diarahkan pada banyaknya perlintasan kereta di Bekasi yang tidak dijaga. Prabowo menyebut kondisi ini sangat berbahaya, terutama di wilayah padat penduduk. "Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya, banyak tidak dijaga," katanya. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan permohonan pembangunan flyover. Mengingat tingginya volume kendaraan dan mobilitas warga, Prabowo langsung menyetujui usulan tersebut. "Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover. Karena Bekasi ini juga padat ya. Dan keperluan kereta api itu sangat, sangat penting, sangat, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," pungkasnya.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler