Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Khamenei Ditunda Hingga Akhir Juni demi Hormati Masa Berkabung Muharram

- Jumat, 12 Juni 2026 | 02:25 WIB
Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Khamenei Ditunda Hingga Akhir Juni demi Hormati Masa Berkabung Muharram
PARADAPOS.COM - Pemakaman kenegaraan untuk Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada hari pertama perang Timur Tengah, resmi ditunda. Pemerintah Iran mengumumkan bahwa upacara pemakaman akan digelar pada akhir Juni atau awal Juli, mundur dari rencana awal yang dijadwalkan pada awal Juni bertepatan dengan bulan Muharram.

Penundaan karena Masa Berkabung Keagamaan

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Teheran, Alireza Zakani, dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Fars. Menurut Zakani, pemakaman sengaja diundur hingga setelah 10 hari pertama Muharram. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi umat Islam menyelesaikan masa berkabung tahunan mereka atas wafatnya Imam Hussein, pemimpin Syiah awal yang gugur dalam pertempuran Karbala pada tahun 680 M. “Pemakaman kenegaraan Ayatollah Khamenei ditunda hingga akhir Juni atau awal Juli,” ujar Zakani dalam pernyataannya. Hari ke-10 Muharram, yang dikenal sebagai Hari Asyura, menjadi puncak peringatan tersebut. Tahun ini, Hari Asyura diperkirakan jatuh pada tanggal 25 atau 26 Juni. Dengan demikian, prosesi pemakaman Khamenei kemungkinan besar akan berlangsung pada 10 hari kedua bulan Muharram, yakni antara 26 Juni hingga 5 Juli.

Latar Belakang Kematian dan Antisipasi Massa

Ayatollah Ali Khamenei, yang telah memimpin Republik Islam Iran selama hampir 37 tahun, tewas di kediamannya di pusat Teheran pada 28 Februari. Serangan yang menewaskannya merupakan bagian dari eskalasi konflik besar yang melibatkan AS dan Israel, menandai hari pertama perang Timur Tengah yang meluas. Sebelumnya, upacara pemakaman kenegaraan direncanakan digelar pada 4 Maret, namun batal karena situasi perang yang masih berlangsung. Para pejabat di Teheran sebelumnya memperkirakan bahwa setidaknya 20 juta orang akan hadir dalam prosesi pemakaman pemimpin tertinggi tersebut. Angka ini mencerminkan besarnya pengaruh Khamenei di kalangan rakyat Iran, meskipun situasi keamanan pasca-perang masih menjadi pertimbangan utama.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler