PARADAPOS.COM - Ketua RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Imam Basori, menerapkan sejumlah inovasi keamanan berbasis teknologi di lingkungannya. Langkah ini mencakup pemasangan smart gate, sistem GPS pada kendaraan bermotor warga yang terhubung ke ponsel, hingga panic button. Imam, yang juga seorang perwira Polri di Intelkam Mabes Polri dengan pangkat Iptu, mengelola sistem keamanan ini dari Pos Satkamling RT setempat. Upaya tersebut berhasil mencatatkan nol angka kriminalitas sejak diluncurkan.
Motivasi di Balik Inovasi Keamanan
Imam menjelaskan bahwa keamanan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi sebelum warga bisa merasakan kenyamanan dan berkembang. Menurutnya, tanpa fondasi keamanan yang kokoh, sulit bagi sebuah lingkungan untuk maju ke bidang lain.
"Motivasi yang utama ya, di dalam lingkungan itu yang utama itu harus posisi pondasinya ya, pondasinya itu harus aman dulu. Setelah pondasi aman tadi sudah tercapai, nah kita masuk menginjak kenyamanan. Harus nyaman setelah sudah nyaman baru bisa berkembang, berkembang ke bidang lainnya," jelas Imam saat ditemui, Sabtu (9/5/2026).
Latar Belakang Sang Ketua RT
Sebagai anggota kepolisian, Imam mengaku sudah memahami betul prinsip menjaga keamanan. Ilmu yang diperoleh selama bertugas ia coba implementasikan dalam pelayanan kepada warga, mulai dari lingkup paling kecil.
"Ini juga jadi bagian implementasi kita sebagai kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat. Ilmu-ilmu yang kita dapat di kepolisian wajib kita pedomani dalam hidup bermasyarakat," ujar Imam.
"Dengan menciptakan lingkungan yang aman tentu ini sebagai wujud nyata kita melayani dan mengayomi masyarakat," lanjutnya.
Meski disibukkan dengan tugas di kepolisian, Imam mengaku tidak keberatan. Baginya, menjadi Ketua RT sama seperti menjalankan tugas kedinasan.
"Kita harus bisa ya, harus sama-sama maksimal. Di kantor maksimal, di lingkungan maksimal. Kita jadikan kerjaan di masyarakat juga sebagai tugas, kita dinas di masyarakat," imbuhnya.
Ragam Inovasi yang Diterapkan
Sejauh ini, Imam telah mengembangkan beberapa sistem keamanan di lingkungan RT 11. Inovasi tersebut meliputi pemasangan smart gate atau gerbang digital, sistem pengawasan CCTV yang beroperasi 24 jam dan terkoneksi ke ponsel warga, serta sistem panic button yang bisa digunakan saat ada masalah.
Selain itu, setiap sepeda motor milik warga juga dilengkapi GPS yang terpantau melalui ponsel. Ada pula suara imbauan malam untuk mengingatkan warga menjaga keamanan, yang diberi nama 'Si Jaga Warga'.
Hasil yang Tercapai
Dari seluruh upaya tersebut, RT 11 mencatatkan nol tindak kejahatan sejak program diluncurkan. Imam menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama seluruh warga.
"Dari hasilnya ya alhamdulillah ya, untuk saat ini sampai dari launching sampai sekarang alhamdulillah zero kriminalitas, zero curanmor, zero aktivitas lainnya ya," pungkasnya.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Beijing Kecam Jepang Tuding Kedok Keamanan Regional untuk Perluas Militer
Kebakaran Hutan di Pelalawan Riau Meluas, Tim Gabungan Kerahkan Helikopter Water Bombing
Rizky Ridho Akui Keanehan Main di Kandang Sendiri tapi Harus Naik Pesawat ke Samarinda
Jakarta Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 di Tengah Darurat TPST Bantargebang