Bom Rakitan Meledak di Halaman Sekolah Brasil, 10 Remaja Terluka

- Jumat, 08 Mei 2026 | 20:25 WIB
Bom Rakitan Meledak di Halaman Sekolah Brasil, 10 Remaja Terluka
PARADAPOS.COM - Sebuah bom rakitan meledak di halaman sekolah menengah di Belford Roxo, kota satelit di luar Rio de Janeiro, Brasil, pada Jumat (8/5) waktu setempat. Insiden yang terjadi saat jam sekolah itu melukai sepuluh remaja berusia 13 hingga 15 tahun. Ledakan berasal dari pipa berisi paku, mur, dan baut yang sebelumnya sempat dimainkan oleh seorang siswa.

Kronologi Ledakan dan Kondisi Korban

Peristiwa ini mengguncang lingkungan sekolah yang biasanya tenang. Berdasarkan laporan dari pemadam kebakaran setempat, perangkat tersebut meledak saat sedang dipermainkan oleh salah satu murid di area terbuka sekolah. “Sebuah perangkat peledak dilaporkan meledak di halaman sekolah setelah dimainkan oleh seorang siswa,” demikian pernyataan resmi departemen pemadam kebakaran. Dari sepuluh korban luka, sebagian besar mengalami luka ringan. Balai Kota Belford Roxo menyatakan bahwa beberapa siswa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan. “Mengalami luka ringan dan diperkirakan akan dipulangkan dalam beberapa jam ke depan,” ujar perwakilan balai kota.

Dampak pada Kegiatan Belajar

Akibat insiden ini, proses belajar mengajar di sekolah tersebut langsung dihentikan sementara. Pemerintah setempat mengambil langkah cepat untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi para siswa dan staf pengajar. “Kegiatan belajar mengajar telah dihentikan sementara untuk menjamin keselamatan siswa dan staf,” imbuh perwakilan balai kota. Suasana di sekitar lokasi kejadian pun berubah mencekam. Orang tua murid berdatangan untuk menjemput anak-anak mereka, sementara petugas berjaga di sekeliling area sekolah.

Penyelidikan dan Temuan Awal

Pihak berwenang tidak tinggal diam. Area sekolah kini telah dipasang garis polisi. Polisi militer bersama tim penjinak bom dikerahkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan laporan dari media lokal, perangkat bom rakitan tersebut diketahui dibawa ke sekolah oleh dua orang siswa. Motif di balik pembawaan benda berbahaya itu masih dalam pendalaman aparat.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar