Mobil Tabrak Kerumunan di Modena, Tujuh Luka-Luka dan Empat Kritis

- Minggu, 17 Mei 2026 | 04:50 WIB
Mobil Tabrak Kerumunan di Modena, Tujuh Luka-Luka dan Empat Kritis
PARADAPOS.COM - Sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak kerumunan pejalan kaki di pusat kota Modena, Italia utara, pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Insiden ini mengakibatkan tujuh orang terluka, empat di antaranya dalam kondisi kritis. Pengemudi berusia 31 tahun, yang merupakan warga negara Italia keturunan Maroko, juga diduga menikam seorang warga saat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya dihentikan oleh warga dan diamankan polisi.

Kronologi Kejadian di Jalan Emilia

Berdasarkan laporan media Italia yang dikutip pada Minggu, 17 Mei 2026, pelaku memasuki Jalan Emilia—salah satu ruas utama di pusat kota—dengan kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam. Kendaraan tersebut baru berhenti total setelah menabrak dinding kaca sebuah toko hingga hancur. Sejumlah saksi mata di lokasi menggambarkan momen mencekam itu kepada media lokal. Mereka melihat beberapa pejalan kaki terpental ke udara setelah dihantam bagian depan mobil yang melaju ekstrem. Suasana panik sempat melanda sebelum beberapa warga bertindak cepat menghentikan laju pelaku yang mencoba kabur.

Upaya Pelarian dan Aksi Penusukan

Saat berusaha melarikan diri dari tempat kejadian, pengemudi tersebut menikam seorang warga yang kebetulan berada di dekatnya. Beruntung, aksi brutal itu tidak berlangsung lama. Para pejalan kaki lain yang berada di lokasi segera bertindak dan berhasil melumpuhkan terduga pelaku sebelum petugas kepolisian tiba dan mengamankannya. Wali Kota Modena, Massimo Mezzetti, mengonfirmasi bahwa total korban luka dalam insiden ini berjumlah tujuh orang. "Kami masih mendata kondisi masing-masing korban dan memastikan mereka mendapatkan perawatan intensif," ujarnya dalam pernyataan resmi.

Reaksi Pemerintah Pusat

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni langsung merespons peristiwa ini dengan menyebutnya sebagai insiden yang sangat serius. Ia menyampaikan solidaritas mendalam kepada para korban luka serta keluarga mereka. Meloni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga sekitar serta petugas kepolisian yang bertindak cepat melumpuhkan pelaku di lapangan. "Keberanian warga yang bertindak cepat patut diacungi jempol," tuturnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik aksi brutal tersebut. Belum ada pernyataan resmi mengenai kemungkinan keterkaitan dengan aksi terorisme.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar