Perencana Keuangan Sarankan Tanya Diri Sebelum Belanja untuk Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

- Senin, 08 Juni 2026 | 07:50 WIB
Perencana Keuangan Sarankan Tanya Diri Sebelum Belanja untuk Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
PARADAPOS.COM - Jakarta, 8 Juni 2026 – Perencana keuangan Rista Zwestika mengungkapkan cara sederhana untuk membedakan kebutuhan dan keinginan demi mengendalikan pengeluaran di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Langkah pertama, menurutnya, adalah mengajukan pertanyaan kritis pada diri sendiri sebelum membeli sesuatu.

Pertanyaan Kunci Sebelum Berbelanja

Rista, perencana keuangan dari penyedia layanan edukasi dan konsultasi Finante.id, menekankan bahwa keputusan belanja yang bijak dimulai dari introspeksi. Cara paling mendasar adalah dengan bertanya: "Apakah saya tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik jika tidak membeli barang ini sekarang?" Ia menjelaskan, jika ketiadaan barang tersebut membuat seseorang tidak mampu beraktivitas secara normal, maka barang itu bisa digolongkan sebagai kebutuhan. Sebaliknya, jika barang itu hanya menambah kenyamanan, mengikuti tren, atau penundaan pembeliannya tidak mengganggu aktivitas utama, maka barang tersebut lebih dekat pada kategori keinginan.

Menerapkan Jeda Sebelum Membeli

Selain bertanya pada diri sendiri, Rista juga menyarankan penerapan jeda sebelum memutuskan membeli barang yang tidak direncanakan. Langkah ini, menurutnya, efektif untuk mencegah belanja yang didorong oleh emosi atau keinginan sesaat. "Misalnya menunggu 24 hingga 72 jam sebelum membeli barang yang tidak direncanakan," ujarnya. Ia menambahkan, penerapan jeda ini memberi ruang bagi seseorang untuk mengevaluasi kembali apakah barang yang hendak dibeli benar-benar dibutuhkan. Kebiasaan menunda keputusan pembelian, lanjutnya, bisa mencegah pengeluaran impulsif akibat godaan promosi, diskon, atau sekadar keinginan mengikuti tren. Di tengah kondisi perekonomian yang kurang baik, Rista mengemukakan pentingnya kemampuan membedakan kebutuhan dengan keinginan untuk menetapkan prioritas pengeluaran. Kemampuan mengendalikan pengeluaran sehari-hari dan memastikan setiap pembelian sesuai prioritas, tuturnya, menjadi kunci untuk meminimalkan kemungkinan munculnya masalah keuangan di kemudian hari.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar