PARADAPOS.COM - Sebanyak 12,7 ton sampah berhasil diangkut dari Sungai Cisadane dalam kegiatan Lestarikan Bersama Sumber Kehidupan (Lebaran) Cisadane 2026. Aksi bersih-bersih yang digelar oleh Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) bersama Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten ini menyisir aliran sungai dari Kampung Bekelir hingga Hutan Kota. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Peran Vital Sungai bagi Kehidupan
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menekankan bahwa sungai memiliki peran vital sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Menurutnya, momentum Lebaran Cisadane menjadi kesempatan penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa menjaga sungai bukan semata tugas pemerintah. Tanggung jawab ini, lanjutnya, harus dipikul oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari dunia usaha, komunitas, hingga pemangku kepentingan lainnya.
"Kami menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian Sungai Cisadane," ujar Maryono dalam pernyataannya, Jumat, 5 Juni 2026.
Dominasi Sampah Domestik
Pendiri Komunitas Banksasuci, Ade Yunus, menjelaskan bahwa sampah yang berhasil diangkat dari sungai masih didominasi oleh sampah domestik. Jenisnya antara lain plastik sekali pakai, kantong kresek, styrofoam, dan berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya melalui kegiatan pembersihan sungai. Dibutuhkan edukasi dan perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan agar masalah ini tuntas dari hulu.
"Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan Sungai Cisadane sebagai tempat pembuangan sampah. Pelestarian sungai harus dilakukan bersama-sama melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat," tuturnya.
Apresiasi untuk Para Pegiat Lingkungan
Dalam rangkaian kegiatan Lebaran Cisadane 2026, panitia juga memberikan apresiasi melalui Cisadane Award 2026. Penghargaan ini diberikan kepada berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam upaya pelestarian Sungai Cisadane.
"Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di wilayah Tangerang Raya," pungkas Ade Yunus.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KPK Lelang 106 Aset Korupsi Senilai Rp311 Miliar, dari iPhone hingga Tanah di Bali
Astra Perluas Program Keberlanjutan di Jakarta, Targetkan Pengurangan Emisi dan Tanam Satu Juta Pohon
Gubernur Jateng Instruksikan Perbaikan Jalan Tak Asal-asalan, Prioritaskan Ruas Rusak Berat
Bentrok TNI dan Warga di Bendungan Way Rarem Lampung Utara, Delapan Remaja Luka Ringan