Tim SAR Temukan Nenek 68 Tahun yang Hilang di Hutan Bukit Belah Lingga dalam Kondisi Selamat

- Jumat, 26 Juni 2026 | 16:25 WIB
Tim SAR Temukan Nenek 68 Tahun yang Hilang di Hutan Bukit Belah Lingga dalam Kondisi Selamat
PARADAPOS.COM - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nenek berusia 68 tahun bernama Nurhayati dalam kondisi selamat setelah dilaporkan hilang di kawasan hutan Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Korban ditemukan pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 15.15 WIB, sekitar 300 meter dari lokasi awal kehilangannya. Setelah proses evakuasi, Nurhayati langsung dilarikan ke Puskesmas Raya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Kronologi Pencarian di Hutan Bukit Belah Nurhayati pertama kali dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Selasa, 23 Juni 2026, sekitar pukul 18.07 WIB. Saat meninggalkan rumah, ia terlihat mengenakan daster bermotif merah kombinasi cokelat. Keluarga mengaku bahwa korban memang memiliki kebiasaan keluar rumah, tetapi biasanya tidak pernah pergi jauh dari lingkungan tempat tinggalnya. Kepergiannya kali ini pun langsung menimbulkan kekhawatiran. Operasi pencarian tidak berlangsung singkat. Tim SAR gabungan baru berhasil menemukan Nurhayati pada hari kedua pencarian. Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan bahwa strategi penyisiran dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga regu. Masing-masing regu menyisir area hutan dari berbagai titik secara simultan hingga akhirnya korban ditemukan. "Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Raya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan," ujar Fazzli dalam keterangan pers yang diterima di Tanjungpinang. Kolaborasi Lintas Elemen Keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. Mulai dari Kantor SAR Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Lingga, Polres Lingga, Polsek Singkep Barat, BPBD Lingga, pemerintah setempat, hingga masyarakat sekitar yang turun langsung membantu proses pencarian. Tanpa sinergi tersebut, upaya menemukan Nurhayati di medan hutan yang cukup terjal tentu akan lebih sulit. Setibanya di Puskesmas Raya, kondisi korban langsung diperiksa oleh tenaga kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan serius setelah Nurhayati menghabiskan beberapa hari di kawasan hutan. Imbauan untuk Keluarga Fazzli juga menyampaikan imbauan kepada pihak keluarga agar terus meningkatkan pengawasan terhadap Nurhayati. Menurutnya, perhatian dan pendampingan dari keluarga merupakan faktor krusial dalam menjaga keselamatan anggota keluarga, terutama bagi mereka yang sudah lanjut usia. Langkah preventif seperti ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar