Polwan Sambut Aktivis dengan Bunga, Polda Metro Jaya Terima Evaluasi Koalisi Sipil

- Rabu, 01 Juli 2026 | 16:50 WIB
Polwan Sambut Aktivis dengan Bunga, Polda Metro Jaya Terima Evaluasi Koalisi Sipil
PARADAPOS.COM - Polda Metro Jaya menyambut kedatangan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian dengan aksi simpatik di depan Mapolda, Jakarta Selatan, Rabu siang, 1 Juli 2026. Personel Polwan membagikan sekuntum bunga kepada para aktivis yang datang menyampaikan catatan evaluasi. Langkah ini menjadi simbol keterbukaan institusi terhadap kritik publik, sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus membenahi diri secara profesional dan transparan.

Polwan Sambut Aktivis dengan Bunga, Bukan Tembok Tembok Tembok

Suasana di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, terlihat berbeda sekitar pukul 14.00 WIB. Alih-alih ketegangan, yang tampak justru interaksi hangat antara aparat dan elemen sipil. Beberapa personel Polwan berdiri di gerbang utama Mapolda, menyambut rombongan koalisi dengan senyum dan sebuket bunga. Langkah ini bukan sekadar seremoni. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, aksi tersebut merupakan simbol nyata bahwa Polri sangat menghormati kepedulian masyarakat. “Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh rekan-rekan dari Koalisi Masyarakat Sipil hari ini. Masukan yang disampaikan merupakan refleksi yang sangat berharga bagi kami,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta.

Kritik sebagai Bahan Pembenahan Internal

Budi menegaskan bahwa pihaknya tidak antikritik. Justru, setiap catatan yang disampaikan akan dijadikan bahan evaluasi, baik dari sisi struktural maupun kultural. Ia menyebut, hubungan dua arah yang setara dengan masyarakat sipil adalah fondasi penting untuk menjaga kinerja kepolisian tetap di jalur yang benar. “Ini adalah simbol bahwa kami menghormati kepedulian mereka dan siap menjadikan setiap catatan evaluasi tersebut sebagai bahan pembenahan internal demi mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Budi. Menurutnya, perhatian kritis dari koalisi justru membuktikan besarnya rasa memiliki publik terhadap masa depan Korps Bhayangkara. Semakin banyak masukan, semakin terbuka peluang untuk perbaikan.

Momentum Hari Bhayangkara yang Berbeda

Pertemuan ini berlangsung dalam rangkaian menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Suasana yang cair dan saling menghormati menjadi bukti bahwa komunikasi antara aparat penegak hukum dan elemen sipil bisa berjalan harmonis, tanpa harus kehilangan sikap kritis masing-masing. Sepanjang aksi berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gesekan berarti. Beberapa aktivis bahkan terlihat berbincang santai dengan personel di lokasi, sebelum akhirnya meninggalkan kawasan Mapolda menjelang sore hari.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar